Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Baliho Firli Bahuri Mejeng di Pinggir Jalan, Jubir: Bukan Program KPK

Baliho Firli Bahuri Mejeng di Pinggir Jalan, Jubir: Bukan Program KPK
Baliho Firli Bahuri Mejeng di Pinggir Jalan, Jubir: Bukan Program KPK

Gambar Ketua KPK Firli Bahuri kembali ‘mejeng’ dibeberapa sudut Jalan Raya Natar, Lampung Selatan. Hal itu diketahui dari postingan mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di akun Twitternya.

Baliho pertama memperlihatkan foto Firli yang sedang bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. Dalam baliho berlatar merah tersebut, ada sebuah pesan yang berbunyi: “Kita berbakti untuk negeri membebaskan NKRI dari korupsi”. Selain itu juga terdapat jargon KPK: ‘Berani Jujur Hebat’.

Seperti baliho pertama, jargon tersebut juga terdapat di baliho kedua. Hanya saja, di baliho berlatar biru ini hanya ada foto Firli seorang yang mengenakan masker. Terdapat pesan yang disampaikan berbunyi: “Negara Telah Memberiku Segalanya, Kini Saatnya Aku Membayar Kembali Kepada Bangsa dan Negara”

Baca juga
Aktivitas 20.113 Warga Lumpuh di Kepung Banjir

Dalam postingannya, Febri turut menanyakan baliho tersebut dengan mencolek akun Twitter Firli (@firlibahuri). Ia juga mempertanyakan apakah baliho tersebut merupakan program KPK atau bukan.

Firli mengaku tidak tahu perihal kehadiran dua baliho tersebut. “Saya tidak tahu terkait hal tersebut apakah itu iklan perusahaan atau ekspresi mendukung pemberantasan korupsi di tanah air,” ujar Firli kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

Ia mengaku tidak mempermasalahkan kehadiran dua baliho tersebut jika mengandung pesan antikorupsi dan mendukung KPK dalam memberantas korupsi.

“KPK mengucapkan terima kasih. Terima kasih informasinya, tetap bantu kami sebarkan semangat untuk pemberantasan korupsi dan mari terus gelorakan bangun budaya antikorupsi,” imbuhnya.

Baca juga
Ada DMO dan DPO Minyak Goreng, Begini Strategi 'Trading' Saham-saham CPO

Sementara itu, Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan baliho tersebut tidak terkait dengan program KPK. Ia menegaskan KPK juga tidak mengeluarkan anggaran pemasangan dua baliho dimaksud.

“Kami memastikan bahwa pemasangan baliho pesan antikorupsi dimaksud tidak menjadi bagian program KPK dan juga tidak menggunakan anggaran KPK,” kata Ali.

Juru bicara berlatar belakang jaksa itu menyampaikan pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi.

“Pesan antikorupsi penting terus digelorakan agar satu sama lain saling mengingatkan untuk menjauhi perilaku-perilaku korupsi,” ucap Ali.

Tinggalkan Komentar