Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

Bamsoet Yakin NU Solid di Bawah Kepemimpinan Gus Yahya

Sabtu, 25 Des 2021 - 00:20 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Bamsoet Yakin NU Solid di Bawah Kepemimpinan Gus Yahya

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yakin Nahdlatul Ulama (NU) semakin solid di bawah kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf. Karena Yahya Cholil memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam hal dakwah, organisasi, hingga kenegaraan.

“Rekam jejak KH Yahya Cholil Staquf tidak perlu diragukan. Beliau merupakan putra (alm) KH Cholil Bisri, pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Rembang. KH Yahya Cholil Staquf juga menjadi santri (alm) KH Ali Maksum di Krapyak, Yogyakarta,” kata Bambang, Jumat (24/12/2021).

Dia menjelaskan, dalam kenegaraan, Gus Yahya pernah menjadi juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Karena itu, menurut dia, tidak heran jika Gus Yahya sangat mewarisi jiwa toleransi dan pluralisme Gus Dur.

Baca juga
PWNU DKI Jakarta Sanjung Anies: Pemimpin Indonesia di Masa Depan

“Sebagai organisasi Islam terbesar di dunia. Jumlah anggota mencapai 79 juta jiwa, NU tidak hanya menjadi kekuatan sosial bagi bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan. NU juga senantiasa menjadi kekuatan sosial dunia dalam menghadirkan Islam yang tasamuh (toleran), tawazun (seimbang/harmoni), tawassuth (moderat), dan ta’adul (keadilan),” ujarnya.

Dia menjelaskan, di tengah situasi dunia yang masih terjadi terorisme, NU telah menjadi “benteng” pertahanan dunia karena selalu dengan tegas menolak terorisme.

Sebelumnya, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memenangi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Muktamar NU ke-34 di Lampung. Proses pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 ini berlangsung alot dan ketat.

Baca juga
Suap IUP Tanah Bumbu, MAKI Dorong Kejagung dan KPK Tindaklanjuti Pengakuan Mardani H Maming Terima Rp89 M

Pantauan Inilah.com dalam tayangan Pemilihan Ketua Umum PBNU di TVNU, Jumat (24/12), Lebih dari 550 peserta Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) atau muktamirin yang memiliki hak suara untuk memilih kandidat ketua umum rampung melakukan proses voting untuk memilih dua orang calon ketum PBNU Said Aqil Siraj atau Yahya Cholil Staquf.

Panitia muktamar melakukan prosesi voting pemilihan Ketua Umum PBNU 2021-2026 itu di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Jumat (24/12) pagi.  Sebelumnya, telah terpilih Rais A’am PBNU KH Miftachul Akhyar.

Tinggalkan Komentar