Bandara Kualanamu Dikelola oleh Perusahaan Patungan India-Prancis

Kualanamu inilah.com
Bandara Internasional Kualanamu (ist)

Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kini dikelola dan dikembangkan oleh GMR Airports Consortium yang merupakan perusahaan patungan GMR Group asal India dan Aeroports de Paris Group (ADP) asal Prancis. Pengelolaan tersebut dikategorikan sebagai kerja sama kemitraan strategis.

“Pengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Kualanamu dilakukan dengan skema kemitraan strategis berjangka waktu 25 tahun,” terang PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II dalam keterangan resminya.

Nilai kerja sama tersebut mencapai US$6 miliar, atau sekitar Rp86,6 triliun, termasuk investasi dari mitra strategis sebesar Rp15 triliun.

Kemitraan ini menggabungkan sumber daya yang dimiliki Bandara Kualanamu dengan GMR Airports Consortium . Diharapkan, melalui kerja sama ini Bandara Kualanamu akan menjadi hub dan pintu gerbang utama internasional di kawasan Indonesia bagian barat.

Baca juga  Bandara Kualanamu Bisa Menyaingi Changi dan KLIA

AP II dan GMR Airports Consortium akan menjadi pemegang saham di joint venture company, yaitu PT Angkasa Pura Aviasi, di mana AP II memiliki saham mayoritas sebesar 51 persen. Sementara sisanya dimiliki GMR Airports Consortium.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kemitraan ini akan mempercepat pengembangan dan peningkatan daya saing bandara di kawasan ASEAN.

“Kemitraan strategis ini dapat memperkuat struktur permodalan serta memperkuat penerapan best practice global dalam pengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Kualanamu. Adapun, aset yang ada saat ini, serta hasil pengembangan aset ke depannya akan sepenuhnya dimiliki 100 persen oleh AP II,” kata Tiko, sapaan karibnya.

Baca juga  Banyak BUMN Kesandung Utang Triliunan, Bos AP II Klaim Masih Aman

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa dalam mencari mitra, pihaknya menentukan sejumlah kriteria, seperti memiliki pengalaman dan jaringan airport dan maskapai internasional hingga dapat mengembangkan rute dan layanan maskapai di Bandara Kualanamu.

Melalui kerja sama tersebut, AP II menargetkan penumpang Bandara Kualanamu menjadi 54 juta orang per tahun atau setara dengan penumpang Bandara Soekarno-Hatta saat ini.

Tinggalkan Komentar