Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Bangunan Taman Nasional Ujung Kulon Rusak Parah Akibat Guncangan Gempa

Sabtu, 15 Jan 2022 - 10:00 WIB
Penulis : Willi Nafie
Bangunan Taman Nasional Ujung Kulon Rusak Parah Akibat Guncangan Gempa
Img 20220115 Wa0000

Sejumlah bangunan Taman Nasional Ujung Kulon rusak parah. Keruskan itu akibat gempa yang mengguncang wilayah Banten, Jumat (14/1/2022) sekitar pukul 16.05 WIB. Demikian kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KSBTU) Balai Taman Nasional Ujung Kulon Dudi Mulyadi terkait update bangunan taman nasional tersebut.

“Berdasarkan informasi lapangan bahwa dampak gempa berkekuatan 6,7 SR (Skala Richter) telah menyebabkan banyak sekali bangunan yang rusak dan hancur. terutama atap genting dan tembok retak-retak dan roboh,” ujar Dudi, Jumat (14/1/2022) malam.

Saat ini terkonfirmasi beberapa bangunan pusat ECO edu tourism terkondisikan rusak berat di mana atap genting berjatuhan dan plafon hancur. Begitu pula kantor seksi PTNW II atap gentingnya berjatuhan.

Baca juga
11 Jembatan Rusak Parah Akibat Banjir Aceh

Saat ini petugas di Pulau Panaitan, Pulau Peucang, dan Cibunar di Semenanjung Ujung Kulon telah terhubung via telepon dan aplikasi pesan serta berada dalam kondisi baik.

Sebelumnya, gempa magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Banten. Episentrum gempa berada 132 kilometer barat daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten di kedalaman 40 kilometer.

Gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperlihatkan bahwa gempa itu memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

BMKG juga melaporkan telah terjadi lima gempa bumi susulan usai gempa pertama.

Tinggalkan Komentar