Bantah Jadi Situs Forex Ilegal, Auto Sultan: Kami Hanya Komunitas

Bantah Jadi Situs Forex Ilegal, Auto Sultan: Kami Hanya Komunitas - inilah.com

Komunitas Auto Sultan menegaskan pihaknya tidak menjual produk investasi forex dan tidak memiliki situs yang dicantumkan dalam Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Salah satu anggota Auto Sultan R Widha Andi Parmoko menyayangkan pemberitaan yang beredar mengenai  82 situs investasi forex ilegal yang diblokir. Dalam pernyataan tersebut tercantum website yang bukan milik dari pihak Auto Sultan.

“Berita seperti itu sudah muncul dari 2019, aneh saja karena kita ini kan hanya komunitas seperti komunitas motor,mobil, sepeda dan lain-lain sedangkan untuk situs kami sama sekali tidak ada,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada INILAHCOM, Selasa (31/8/).

Baca juga  Komunitas BeatBoys, Persaudaraan Musik, Fesyen dan Skuter

Widha menambahkan Auto Sultan sendiri klaimnya merupakan komunitas dari member member yang tergabung ke dalam komunitas smart trading dengan menggunakan Expert Advisor serta tidak menjual produk investasi forex dan hanya memiliki akun instagram @autosultan.official.

“kami tidak membuka investasi ataupun dalam penyimpanan dana,” sambungnya.

Di sisi lain, pihaknya selalu mendukung langkah – langkah pemerintah dalam membasmi praktek kegiatan usaha ilegal tanpa ijin.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah memblokir berbagai situs elektronik ilegal yang memakai nama atau merek dagang perusahaan kami untuk menjalankan kegiatan usaha ilegalnya,” ujarnya.

Baca juga  Foto: Pakaian Bekas Import alias Thrifting Kian Diminati

Widha juga menegaskan bahwa pihaknya secara aktif telah mengumumkan kepada masyarakat umum agar waspada terhadap situs elektronik ilegal tersebut.

Dia berharap tindakan tegas pemblokiran oleh Bappebti ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku usaha ilegal tersebut dan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penipuan yang dilakukan oleh entitas ilegal.

Lebih lanjut ia mengimbau agar para pihak yang tidak merasa senang dengan komunitasnya untuk tidak lagi mencatut nama Auto Sultan karena pihaknya akan menempuh upaya hukum lanjutan jika ini terus berlanjut.

“Kita bisa melaporkan balik atas pelanggaran UU ITE,” tegasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 82 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) tanpa memiliki perizinan dari Bappebti selama Juli 2021.

Baca juga  Cahyo, Pahlawan Pandemi Penggagas Fotografer Jalanan Bangkit dari Keterpurukan

Dalam pemberitaan yang sudah banyak beredar, Bappebti mencantumkan situs milik Auto Sultan dalam daftar domain situs entitas yang melakukan kegiakan PBK tanpa izin Bappebti, yang diblokir pada Juli 2021.

Tinggalkan Komentar