Rabu, 10 Agustus 2022
12 Muharram 1444

Bantah Terkait Surya Paloh, NasDem Dukung Premium dan Pertalite Dihapus

Senin, 27 Des 2021 - 21:00 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Sugeng - inilah.com
Ketua Komisi VII Sugeng Suparwoto - dpr.go.id

Partai NasDem mendukung penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan pertalite. Ketua DPP NasDem Sugeng Parwoto membantah isu penghapusan BBM tersebut terkait dengan politik.

“Tidak begitu (terkait politik). Kita justru mengkritik pemerintah tidak konsisten mau atau tidak menghapus premium dan pertalite. Sekarang bensin premium sudah berkurang jauh, masyarakat lama-lama sadar dengan BBM berkualitas,” kata Sugeng kepada inilah.com, Senin (27/12/2021).

Ketua Komisi VII DPR itu menambahkan, penghapusan BBM dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan dari polusi udara yang berdampak pada kesehatan.

Ia kembali menegaskan, penghapusan BBM tersebut tidak terkait politik apalagi menyangkut Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 9 Maret 2022

“Tidak ada terkait politik. Justru yang tidak setuju dengan penghapusan ini ingin masyarakat susah. Mereka senang masyarakat terus menerus di nina bobokan dengan BBM murah yang berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

Untuk mensiasati penghapusan premium dan pertalite, Sugeng menyarankan subsisi BBM ron tinggi seperti pertamax dan permatax plus. Sugeng mengatakan DPR akan mendorong harga pertamax atau permatax plus turun menjadi Rp7.000.

“Selama ini paradigma kita salah sejak awal, yang kita subsidi BBM tidak ramah lingkungan. Seharusnya subsidi BBM ramah lingkungan,” tandasnya.

Sebagai informasi, nama Surya Paloh pernah dikaitkan dengan perusahaan Sonangol. Pada Oktober 2014, Surya Paloh menjembatani kerja sama bisnis antara Sonangol dengan Pertamina.

Baca juga
PKB-Gerindra Jalin Kerja Sama, Koalisi Semut Merah Jadi Naga Merah

Pada Februari 2015, Sonangol menjadi importir minyak Angola untuk Pertamina. Kerja sama ini melahirkan BBM jenis baru bernama Pertalite.

Tinggalkan Komentar