Bantu Naufan Sembuh, Harapan Hidup Pengidap Osteosarkoma Muda Lebih Banyak

Bantu Naufan Sembuh,  Harapan Hidup Pengidap Osteosarkoma Muda Lebih Banyak  - inilah.com

Osteosarkoma adalah tumor ganas tulang primer yang berasal  dari sel mesenkimal primitif yang memproduksi tulang dan matriks osteoid.

Osteosarkoma merupakan tumor ganas tulang primer non hemopoetik yang paling sering ditemukan. Kasus ini sangat langka di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo terdapat 219 kasus, atau 16,8 kasus per tahun dalam kurun maktu 13 tahun. Data tersebut terdapat pada tahun 1995-2007. Osteosarkoma konvensional lebih sering terjadi pada pria daripada wanita dengan perbandingan 3 banding 2.

Hal ini bisa disebabkan masa pertumbuhan tulang pada pria lebih lama daripada wanita.

“Tumor ini paling sering diderita oleh anak-anak usia dekade ke-2 kehidupan, lebih dari 60 persen pada pasien kurang dari 25 tahun,” kata pengamat kesehatan dari Universitas Gadjah mada, dr. Muhammad Fajri, kepada INILAHCOM, Jakarta, Sabtu, (28/08/2021).

Meski masih menjadi kasus langka, ternyata penyakit Osteosarkoma harus tetap diwaspadai karena memang ada di Indonesia.

Baca juga  Dukungan Auto Sultan untuk Kesembuhan Naufan dari Osteosarkoma

“Kanker ganas pada tulang, jadi dia memang berasal dari bibitnya sel tulang. Jadi ini sebuah progresif,” tambahnya.

Penyakit langka ini biasanya dialami oleh anak-anak . Untuk orang dewasa, kasus penyakit ini sangat jarang ditemui.

“Jadi , kebanyakan penyakit ini memang ada pada anak-anak. Dewasa jarang. Biasanya terdapat benjolan di atas dengkul, bisa juga di tangan, bisa juga di bawah leher. Biasanya, nanti bisa di hanya satu titik, bisa juga multiple. Dalam waktu enam bulan dia bisa kemana-mana. Biasanya yang ini pada usia kurang dari 10 tahun,” ujarnya.

Gejala awalnya yang perlu diwaspadai

Masyarakat bisa Mengenali gejala awal penyakit Osteosarkoma ini. Ada beberapa gejala yang patut diperhatikan.

1. Terdapat pertumbuhan tulang. Ini biasanya diawali dengan rasa nyeri terlebih dahalu saat beraktifitas.

2. Bisa saja karena ada patah. Ketika tulang tersebut tidak tumbuh dengan benar, bisa terjadi patah, tetapi hal ini tidak sering terjadi.

Baca juga  Pandemi Tak Jua Reda, Bendera Putih Jadi Petanda

3. Jika terjadi hal yang luar biasa, dia akan tidak bisa banyak bergerak. Sangat terbatas. Terjadi keterbatasan pada gerak sendi.

“Bisa jadi bengkak, bisa jadi tidak, yang jelas akan terjadi benjolan. Jika dipegang agak keras. Makanya ketika ada benjolan di tulang, mending langsung dirujuk,” tegasnya.

Kemungkinan sembuh sangat besar

Pasien dengan Osteosarkoma bisa mendapat kesempatan sembuh. Hal tersebut tergantung dengan tingkat keparahan setiap pasien.

“Semakin dini diketahui dan diobati, maka semakin besar peluang untuk sembuh,” ungkapnya.

Masih menurutnya, semakin bertambahnya usia ketika pasien tersebut terkena osteosarkoma, maka penyakit ini akan lebih mematikan.

“Artinya, berarti bisa sembuh. Tergantung tingkat keparahannya. Ada pengobatan yang harus dijalani. Jadi semakin muda usianya, tingkat kemungkinan sembuh semakin tinggi,” ujarnya.

Yuk, Bantu Naufan Sembuh

Baca juga  Sinergi Bantu Naufan Sembuh dari Osteosarkoma

Naufan Fadhil adalah anak berusia 16 tahun yang kini sedang berjuang untuk menghadapi penyakit langka, Osteosarkoma.

Salah seorang santri dari Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut itu masih duduk di kelas 2 Madrasah Aliyah.

Kini dia sedang membutuhkan dana yang besar untuk sembuh melawan tumor ganasnya.

Hingga Sabtu, 28 Agustus, 2021, pukul 13.13 WIB, penggalangan dana yang digagas oleh CEO Inilah.com Fahd Pahdepie melalui laman kitabisa sudah mencapai angka Rp.18.120 juta dengan total 151 donasi.

Meski begitu, masih ada sisa 8 hari lagi untuk Anda yang ingin membantu Naufan sembuh dari penyakitnya. Karena, target penggalangan donasi sebesar Rp.50 juta.

“Saya ingin membantu. Saya ingin ikut bergerak. Saya merasakan energi besar dari kesungguhan Naufan,” kata Fahd dalam ceritanya di laman penggalangan dana.

Masih ada waktu untuk bersedekah dan membantu sesama dalam momen ini.

Tinggalkan Komentar