Sabtu, 26 November 2022
02 Jumadil Awwal 1444

Banyak Jalan di Depok Rusak Diguyur Hujan Deras

Kamis, 02 Jan 2020 - 16:24 WIB
Penulis : Yayat Hidayat

INILAHCOM, Depok - Banyak jalan di Kota Depok mengalami kerusakan akibat hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir. Kerusakan ini diduga karena kualitas material jalan yang tidak sesuai ketentuan, sehingga mudah rontok diterjang air hujan.

Sedikitnya ada 100 titik jalan rusak yang tersebar di 10 ruas jalan. Antara lain, Jalan Komjen M. Yasin, Radar Auri, Tole Iskandar, Kompleks Grand Depok City alias GDC dan Jalan Raya Bogor. Demikian hasil pemantauan INILAHCOM Kamis (2/1/2020).

Mayoritas jalan di 100 titik tersebut berupa retak memanjang, amblas, berlubang dan jalan yang tidak rata. Bukan pada aspal saja melainkan beton yang dikerjakan akhir Desember 2019 saat ini rusak parah.

Banyaknya titik jalan rusak di Kota Depok dibenarkan Kepala Seksi Pembangunan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Edwin Kadarusman Sitompul.

Menurut Edwin, jalan-jalan tersebut rusak dikarenakan terendam banjir, diperparah lagi oleh kendaraan yang sering melintas dengan beban yang berat.

"Mayoritas kerusakan jalan tersebut akibat dilintasi kendaraan tonase besar," kata Edwin kepada wartawan, Kamis (2/1/2020).

Dia mengemukakan jalan rusak di Jalan Raya Bogor adalah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-Pera) karena jalan itu jalan nasional.

"Sudah turun SK Wali Kota, memerintahkan kami untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan rusak yang diakibatkan banjir di Kota Depok, " ujarnya.

Meski SK turun, jalan-jalan tersebut belum bisa diperbaki segera lantaran masih fokus pada penyelesaian kontrak pekerjaan dengan kontraktor. "Kita belum bisa mengambil tidakan karena masih fokus pada penyelesaian kontrak pekerjaan jalan dan jembatan yang dikerjakan kontraktor," tutur Edwin.

Dia mejelaskan pihaknya belum menyiapkan anggaran khusus berupa dana penanggulangan segera kerusakan yang tidak terprediksi pada jalan, jembatan serta kelengkapannya.

Hingga  sampai dewasa ini, sambungnya pihaknya belum menganggarkan berapa besar dana untuk penanganan jalan dan jembatan rusak, baik itu kewenangan Dinas PUPR dan Kementerian.

Tapi intinya Dinas PUPR berupaya mencegah terjadinya kecelakaan akibat rusak jalan, seperti misalnya di Jalan GDC dan Jalan Komjen M. Yasin, Kelapa Dua, yang merupakan titik terparah jalan rusak dan sering terjadi kecelakaan.

"Kami akan lakukan perbaikan di titik lubang kecil hingga lubang  besar. Kami mengimbau kepada pengguna jalan, terutama motor berhati-hati melintas di jalan yang tergenang air," tambahnya. [yha]