Sabtu, 03 Desember 2022
09 Jumadil Awwal 1444

Batal Deklarasi Koalisi Perubahan Bagian Strategi, Baca Arah Angin

Minggu, 13 Nov 2022 - 14:20 WIB
1668157276100 - inilah.com
Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh beserta jajaran dan Anies Baswedan di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (Foto: Inilah.com/ Safarian Shah)

Batalnya deklarasi Koalisi Perubahan gabungan NasDem, Demokrat dan PKS dianggap bagian dari strategi. Ketiga parpol kendati sudah secara verbal menyatakan siap dalam satu perahu masih memerlukan waktu untuk membaca arah angin sebelum berlayar dengan kekuatan penuh menghadapi Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan menilai, batalnya deklarasi Koalisi Perubahan dapat dimaklumi karena koalisi lain yang sudah lebih dulu terbentuk sejatinya belum memiliki akomodasi lengkap dan masih saling menunggu. Dia menilai batal deklarasi tidak menandakan ketiga parpol belum solid.

“Kita jangan lupa, deklarasi itu bagian dari strategi. Bisa jadi ketiganya beranggapan lebih baik menunda pengumuman supaya potensi lawan tidak terlalu mudah membaca strategi politik ketiga partai tersebut,” kata Djayadi, di Jakarta, Minggu (13/11/2022).

Menurutnya langkah menunda deklarasi realistis untuk dilakukan sekarang ini. Dia juga tidak melihat adanya tanda-tanda ketiga parpol tidak solid, khususnya mengenai lobi-lobi siapa yang lebih siap ditetapkan menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan.

Djayadi mengartikan batalnya deklarasi lebih menandakan ketiga parpol masih menunggu momentum. Artinya ketiganya bakal menggelar deklarasi menunggu waktu yang tepat.

“Yang batal kan deklarasi 10 November, mungkin bagi ketiga partai politik (NasDem, Demokrat dan PKS) itu hanyalah pilihan waktu dan momentum,” tuturnya.

Djayadi menjelaskan bahwa ketiga partai politik tersebut masih terlalu dini untuk dikatakan batal berkoalisi. Sebaliknya, dia menilai ketiga parpol semakin intensif berkomunikasi.

“Dengan belum adanya deklarasi ini berarti berbagai kemungkinan dan skenario lain masih terbuka,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar