Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Baznas dan Pejabat DKI Kolaborasi Tulis Mushaf Alquran 602 Halaman

Kamis, 15 Sep 2022 - 03:53 WIB
Mushaf Alquran
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin menulis mushaf bersama jajarannya, Jakarta, Rabu (14/9/2022). (dok. Sudin Kominfotik Jakarta Selatan)

Baznas BAZIS Provinsi DKI Jakarta dan para pejabat DKI berkolaborasi menulis mushaf atau lembaran ayat suci Alquran yang terdiri dari 602 halaman sebagai karya monumental Islami.

“Nantinya hasil penulisan mushaf kolaborasi Jakarta ini akan dipersembahkan untuk Jakarta sebagai suatu karya monumental Islami Jakarta,” kata Wakil Ketua IV Baznas BAZIS Provinsi DKI Jakarta Nasir dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip di Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Nasir menyebutkan pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan ini sejak 7 September hingga 16 September 2022.

Adapun dalam penulisan mushaf kolaborasi Jakarta ini, para peserta terdiri dari para camat dan seluruh lurah se-Jakarta Selatan disatukan untuk menulis mushaf dengan metode mengikuti garis (follow the line).

Baca juga
Pemprov DKI Hapus Sanksi Administrasi Pajak Daerah

Tepat pada Rabu (14/9/2022), Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin bersama dengan seluruh jajarannya turut serta menyukseskan mahakarya penulisan mushaf Alquran kolaborasi Jakarta.

Munjirin berharap kegiatan menulis Alquran ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan Islam setiap Muslim sehingga dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Penulisan mushaf ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap Alquran sehingga bisa memahami sekaligus mengimplementasikannya,” kata Munjirin.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini dan Bupati Kepulauan Seribu Junaedi turut membantu penulisan mushaf atau lembaran ayat suci Alquran kolaborasi Jakarta ini.

“Saya menulis surat Al-Baqarah ayat 84 sampai dengan 88,” kata Junaedi.

Baca juga
Baznas Siapkan Ongkos Mudik untuk Pengemis Musiman

Ia turut menilai penulisan mushaf sangat baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena sebagai umat beragama tentu harus bisa memahami dan mempedomani Alquran sebagai kitab suci umat Islam.

“Mari sama-sama kita melaksanakan penulisan mushaf dengan benar dan Insya Allah menjadi ladang ibadah mendapat pahala,” katanya.

Tinggalkan Komentar