Senin, 28 November 2022
04 Jumadil Awwal 1444

BBC Ogah Siarkan Pembukaan Piala Dunia Qatar 2022, Piers Morgan: Munafik!

Senin, 21 Nov 2022 - 09:31 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Pembukaan Piala Dunia
Foto: Gettyimages

Ketika pemerintah Qatar memutuskan untuk menghabiskan ratusan miliar untuk upacara pembukaan Piala Dunia yang menampilkan Morgan Freeman, Jungkook dari BTS dan ratusan artis, mungkin ini adalah momen ketika media global akhirnya fokus pada sepak bola daripada hak asasi manusia. Namun media ternama Inggris, BBC justru enggan menyiarkan pembukaan Piala Dunia 2022. Lembaga Penyiaran Inggris itu sengaja ‘meninggalkan’ Qatar sebagai bentuk kritik dan ketidaksetujuannya atas pilihan FIFA.

BBC menolak menjelaskan mengapa liputan upacara pembukaan piala dunia dialihkan – yang secara tradisional merupakan kesempatan bagi negara tuan rumah untuk memproyeksikan kekuatan di seluruh dunia.

Kebencian BBC terhadap Qatar ini pun menimbulkan pro dan kontra di tengah netizen pencinta bola. Bahkan presenter ternama Inggris yang baru saja melakukan wawancara kontroversial bersama Cristiano Ronaldo, Piers Morgan, ikut memberikan suaranya mengenai BBC.

Baca juga
Lima Hal tentang Gas Air Mata

Melalui akun Twitternya, Piers Morgan mengatakan bahwa BBC telah bersikap tidak sopan.

“Sikap sangat tidak sopan ditujukan untuk Qatar mengingat BBC tidak menyiarkan upacara pembukaan Piala Dunia, dan malah mengeluarkan lebih banyak omong kosong tentang betapa buruknya hal itu (pembukaan piala dunia),” kata Piers Morgan pada Senin (21/11/2022).

Ia pun menyindir BBC untuk membawa pulang karyawan-karyawan mereka yang berada di Qatar apabila tidak menyukai gelaran Piala Dunia 2022 ini.

“Jika mereka begitu terkejut, mereka harus membawa pulang pasukan pekerja mereka yang banyak dan menghilangkan kemunafikan yang tidak jelas ini,”

Sebelumnya, Piers Morgan juga menyoroti tim-tim Eropa yang ikut memberikan penolakan terhadap Qatar sebagai tuan rumah.

Baca juga
Beri Mimpi Buruk Argentina, Pelatih Arab Saudi: Kami Buat Sejarah Sepak Bola

Timnas Jerman, Inggris, hingga Amerika Serikat diklaim akan melakukan ‘kampanye’ di Piala Dunia 2022 untuk menunjukkan dukungan terhadap kaum LGBT hingga pekerja migran, yakni dengan menggunakan ban kapten pelangi.

Morgan mengatakan bahwa tim tersebut munafik. Menurutnya, negara yang melayangkan kebencian terhadap Qatar tak seharusnya menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Tinggalkan Komentar