Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Bea Cukai Dorong Ekspor UMKM sebagai Pemulihan Ekonomi

bea cukai

Salah satu kunci penting pemulihan ekonomi nasional adalah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melakukan ekspor.

Pengembangan UMKM berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan pemasukan penerimaan negara. Bea Cukai sebagai industrial assistance bersama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya melakukan sinergi guna mendorong UMKM.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, mengungkapkan bahwa dalam program pengembangan dan pemberdayaan UMKM yang berorientasi ekspor, Bea Cukai Tarakan melakukan kunjungan ke Bank Kalimantan Utara.

“Pembinaan UMKM merupakan sebuah upaya yang akan mendorong ekonomi lokal dalam mendukung Karya Kreatif Indonesia (KKI). Semakin banyak UMKM yang mengalami peningkatan omset penjualan maka berpeluang besar dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional,” imbuh Hatta.

Baca juga
Dukung UMKM Bisa Lari Cepat, BSI Guyur Kredit Rp40 Triliun Hingga Februari 2022

Hatta juga menambahkan bahwa Bea Cukai Bengkulu melakukan kunjungan ke Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Selasa (22/3/2022) lalu. Kunjungan ini bertujuan sebagai media komunikasi perolehan data dan informasi untuk pemberdayaan peran UMKM Provinsi Bengkulu dalam pemulihan ekonomi nasional melalui kegiatan ekspor. Melalui sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pertukaran data dan informasi.

Sementara itu, di Ternate, Bea Cukai Ternate turut menghadiri serangkaian kurasi UMKM dan wirausaha unggulan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Rabu (23/3/2022). Program ini ditujukan kepada UMKM yang berkiprah dalam kerajinan kriya, fesyen, dan produk olahan makanan dan minuman.

Baca juga
Bank BJB Dukung BI Sediakan Uang Rupiah Baru saat Ramadan dan Idul Fitri

Selanjutnya, UMKM ini akan mendapat proses kurasi dari Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, partisipasi provinsi, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Proses kurasi bertujuan untuk menjaga kualitas produk UMKM dalam segala aspek sehingga nantinya dapat dikembangkan untuk tujuan ekspor.

“Sinergi antarinstansi diharapkan dapat memberikan dampak yang optimal bagi pembinaan, pengawasan, identifikasi koperasi potensial, dan juga optimalisasi peran penyuluh di lapangan. Selain itu, dengan terus membangun sinergi bisa meningkatkan upaya untuk memberikan pembiayaan kepada semaksimal mungkin usaha mikro kecil,” pungkas Hatta.

Tinggalkan Komentar