Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Beda Sikap dengan PKS, Surya Paloh Berharap Dukungan Oligarki

Jumat, 11 Nov 2022 - 18:40 WIB
1668157276100 - inilah.com
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua dari kiri) bersama capres Partai NasDem Anies Baswedan (kanan) di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (Foto: Inilah.com/ Safarian Shah)

Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh tak ambil pusing dengan sikap politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mensyaratkan tidak adanya campur tangan oligarki untuk memastikan terbentuknya koalisi NasDem, Demokrat, dan PKS. Beda sikap dengan PKS, Surya Paloh malah mengaku berharap adanya pemodal untuk memastikan terbangunnya koalisi ketiga parpol tersebut menghadapi Pemilu 2024.

Paloh melontarkan pernyataan tersebut secara guyon, selepas menghadiri HUT ke-11 Partai NasDem di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022). Dia mengaku ingin tahu siapa pemodal besar yang mau merapat dan mendukung koalisi yang dijajaki NasDem, atau sebaliknya, hendak membatalkan gabungan koalisi tersebut.

Baca juga
Siapa Capres yang Akan Diusung Koalisi Indonesia Bersatu?

“Siapa itu? Kita kepingin ada pemodal besar, ayo yang mau mendekat dan bersimpati, NasDem akan katakan hormat,” kata Paloh.

Dalam kesempatan tersebut, Paloh menepis adanya pemodal atau yang diartikan PKS oligarki yang ingin mengganggu terbentuknya koalisi NasDem, Demokrat dan PKS. Dia menepis pula adanya upaya-upaya yang hendak mengganggu penjajakan koalisi tersebut.

Ya walau pemodal besar dan kecil, ya mana? Tidak ada,” ujarnya.

Menurutnya, batalnya rencana deklarasi Koalisi Perubahan yang terdiri atas NasDem, Demokrat dan PKS yang diagendakan pada 10 November 2022 bukan karena adanya gangguan pemodal. Dia menilai hal itu disebabkan karena belum adanya kesepakatan di antara ketiga partai.

Baca juga
Survei Popularitas Prabowo Tertinggi, Gerindra Deklarasi Capres Akhir Bulan Ini

“Ini kan segala kemungkinan bisa terjadi, tidak salah, ya juga salah. Waspada. Eling dan wospodo,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar