Begini Respons Persib Usai El Clasico Pindah ke Samarinda


Laga klasik antara Persija Jakarta vs Persib Bandung akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. (Dok. IG Skor)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persib Bandung memberikan respons terkait perubahan venue laga klasik kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Laga yang semula akan digelar di Jakarta, kini resmi pindah ke Samarinda atas pertimbangan keamanan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan Maung Bandung menghargai seluruh keputusan yang telah ditetapkan operator kompetisi bersama stakeholder terkait demi kelancaran penyelenggaraan kompetisi.
“Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh I.League terkait penyesuaian venue pertandingan. Kami memahami keputusan tersebut diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak dan mempertimbangkan kepentingan kompetisi secara menyeluruh,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya, Rabu (6/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Adhitia juga menegaskan, dalam proses penetapan keputusan venue, pihaknya tidak pernah melakukan intervensi apa pun terhadap operator kompetisi dalam hal ini I.League
“Sebagai klub profesional, Persib senantiasa menghormati kewenangan operator liga dalam mengambil keputusan terkait kompetisi. Kami tidak pernah mengintervensi proses maupun keputusan yang menjadi otoritas operator liga,” tegasnya.
Lebih jauh, Adhitia menegaskan, pihaknya selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan senantiasa menghormati seluruh regulasi yang telah ditetapkan operator kompetisi.
“Bagi Persib, pertandingan adalah bagian dari profesionalisme. Kami selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan selalu menghormati serta menaati seluruh regulasi maupun keputusan yang ditetapkan operator liga,” lanjutnya.
Adhitia menambahkan, fokus utama pasukan Bojan Hodak saat ini adalah menjaga kesiapan tim agar dapat tampil maksimal dalam pertandingan mendatang.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan tim berjalan dengan baik agar Persib dapat tampil optimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Selain itu, ia berharap pertandingan pertandingan klasik yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) mendatang dapat berlangsung aman, lancar, dan menjadi momentum positif bagi sepak bola Indonesia.
“Rivalitas dalam sepak bola merupakan bagian dari dinamika kompetisi. Namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga semangat sportivitas, rasa saling menghormati, dan menjadikan sepak bola sebagai ruang pemersatu,” tutup Adhitia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.