Senin, 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaLangka! Ini 3 Bek yang Pernah Menang Ballon d'Or

Langka! Ini 3 Bek yang Pernah Menang Ballon d'Or

Faradila.png
Senin, 21 Juli 2025 - 07:30 WIB
Share
Fabio Cannavaro merupakan satu dari tiga bek yang pernah memenangkan Ballon d'Or. (Foto: X @ChampionsLeague)

Fabio Cannavaro merupakan satu dari tiga bek yang pernah memenangkan Ballon d'Or. (Foto: X @ChampionsLeague)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Bukan cuma penyerang, ternyata bek dan kiper juga pernah menang Ballon d'Or, lho!

Ballon d’Or dianggap sebagai salah satu penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola.  

Umumnya, trofi ini dimenangkan oleh para pencetak gol. Pemain seperti Messi dan Ronaldo berkali-kali meraih Ballon d'Or.

Namun, tahukah Anda bahwa ada juga pemain bertahan atau bek yang pernah menjadi pemenang Ballon d’Or? 

Kenapa Bek Jarang Menang Ballon d’Or? 

Harus diakui bahwa bek tidak mendapat sorotan sebesar para penyerang. Bagaimanapun, sepak bola tentang mencetak gol. 

Itu sebabnya semua pergerakan striker atau gelandang serang di lapangan lebih menarik ketimbang aksi bek. 

Aksi solid pemain bertahan di lini belakang sebenarnya tak jarang menuai decak kagum. 

Namun, tidak semua meninggalkan kesan seperti para penyerang yang mencetak gol. 

Selain itu, statistik seperti gol dan assist juga lebih sering disorot ketimbang deretan angka intersep atau tekel. 

Barisan Bek yang Pernah Meraih Ballon d’Or

Sejak digelar pada 1956, Ballon d’Or telah menghasilkan 46 pemenang yang kebanyakan merupakan penyerang atau gelandang. 

Tapi, di antara para pencetak gol itu, ada tiga pemain bertahan yang berhasil menyabet penghargaan ini. 

1. Franz Beckenbauer (Jerman) 

Franz Beckenbauer merupakan bek pertama dalam sejarah sepak bola yang memenangkan Ballon d'Or pada 1972. (Foto: Bundesliga)

Franz Beckenbauer merupakan bek pertama yang memenangkan Ballon d’Or dalam sejarah sepak bola pada 1972. 

Ia juga meraih penghargaan yang sama pada 1976, menjadi satu-satunya bek dengan gelar Ballon d’Or terbanyak. 

Legenda berjuluk Der Kaiser ini meraih tiga Bundesliga, tiga Liga Champions, Euro, dan Piala Dunia antara tahun 1972-1976. 

Antara tahun 1972 dan 1974, Beckenbauer meraih tiga Bundesliga, tiga Liga Champions, Euro, dan Piala Dunia. 

Bersama Bayern Munich, ia memenangkan Bundesliga 1971/1972, 1972/1973, dan 1973/1974. 

Beckenbauer juga meraih Liga Champions tiga kali beruntun pada 1973/1974, 1974/1975, dan 1975/1976. 

Sementara saat membela Timnas Jerman (saat itu bernama Jerman Barat), Beckenbauer juara Euro 1972 dan Piala Dunia 1974. 

2. Matthias Sammer (Jerman) 

Matthias Sammer awalnya bermain sebagai gelandang. Ia menjadi bek setelah bergabung dengan Borussia Dortmund. (Foto: Bundesliga)

Matthias Sammer yang lebih dikenal sebagai legenda Borussia Dortmund ini meraih Ballon d’Or pada 1996. 

Tapi, sebenarnya Sammer baru menjadi bek saat pindah ke Borussia Dortmund dari Inter Milan pada 1993. 

Ia sebelumnya bermain sebagai gelandang. Namun, pelatih Dortmund kala itu, Ottmar Hitzfeld, meminta Sammer ganti posisi. 

Keputusan Hitzfeld berisiko, tapi akhirnya menjadi berkah buat Sammer. 

Ia punya enam Bundesliga (1994/1995, 1995/1996), dua DFL-Super Cup (1995, 1996), Liga Champions (1996/1997), dan Intercontinental Cup (1997). 

Matthias Sammer juga membawa Jerman juara Euro 1996 dan menjadi pemain terbaik di turnamen itu. 

Penampilan gemilangnya sepanjang tahun itu akhirnya membawa Sammer meraih penghargaan Ballon d’Or. 

3. Fabio Cannavaro (Italia) 

Fabio Cannavaro merayakan kemenangan Real Madrid di laga Liga Champions. (Foto: X @ChampionsLeague)

Fabio Cannavaro jadi bek terakhir yang meraih Ballon d'Or pada 2006 usai membawa Italia juara Piala Dunia. 

Sebelum juara Piala Dunia, Cannavaro sebenarnya meraih gelar Serie A musim 2005/2006 bersama Juventus. 

Sayangnya, gelar itu dicabut karena Juventus terlibat pengaturan skor yang dikenal dengan skandal Calciopoli. 

Cannavaro lalu pindah ke Real Madrid pada Juli 2006 dan menang FIFA World Player of the Year (sekarang The Best FIFA Men’s Player) pada tahun yang sama.

Bek yang Hampir Menang Ballon d’Or, Siapa Mereka? 

Setelah Fabio Cannavaro, ada beberapa pemain bertahan yang nyaris memenangkan Ballon d’Or. Salah satunya adalah pemain Liverpool, Virgil van Dijk. 

Saat penghitungan suara, Van Dijk meraih 679 poin, cuma beda tujuh angka dari Lionel Messi yang jadi pemenang Ballon d’Or 2019. 

Bek lain yang pernah jadi finalis Ballon d’Or adalah Franco Baresi, Roberto Carlos, dan Paolo Maldini. 

Satu-satunya Kiper Peraih Ballon d’Or 

Selain Franz Beckenbauer, Matthias Sammer, dan Fabio Cannavaro, satu lagi pemain non-penyerang yang menang Ballon d’Or adalah Lev Yashin. 

Lev Yashin merupakan salah satu kiper terbaik sepanjang masa. Legenda asal Rusia ini cuma bermain untuk Dynamo Moscow sepanjang kariernya. 

FIFA mencatat Lev Yashin melakukan lebih dari 150 penyelamatan penalti, rekor yang belum bisa disamai bahkan dilewati kiper mana pun. 

Lev Yashin, yang dijuluki The Black Spider karena seragam serba hitamnya, meraih trofi Ballon d’Or 1963. 

Pada tahun itu, Yashin membantu Dynamo Moscow menjadi juara Soviet (kini Rusia) untuk kelima kalinya. 

Yashin juga tampil gemilang dalam laga ekshibisi Inggris vs All Star Team di Stadion Wembley pada Oktober 1963. 

Inggris menang 2-1, tapi Yashin berkali-kali melakukan penyelamatan termasuk menggagalkan peluang Jimmy Greaves yang jadi rivalnya di Ballon d’Or.

Pada 2006, 43 tahun setelah Lev Yashin menang, Ballon d’Or hampir dimenangi kiper lagi yaitu Gianluigi Buffon. 

Sayangnya, Gianluigi Buffon kalah dari rekan setimnya di Timnas Italia yaitu Fabio Cannavaro. 

.

.

Dapatkan Informasi Terupdate dan Paling Menarik Seputar Sepak Bola di Laman Google News Inilah.com.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com