Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

Bela Nicke, FSP BUMN Curigai Aksi Mogok Serikat Pekerja Pertamina ​​​

Rabu, 22 Des 2021 - 16:58 WIB
Bela Nicke, FSP BUMN Curigai Aksi Mogok Serikat Pekerja Pertamina ​​​

Sekjen Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Tri Sasono menyesalkan rencana mogok kerja pegawai PT Pertamina (Persero).

Di mana, mogok kerja pegawai Pertamina itu, mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Mereka menuntut pencopotan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. “Sebagai sesama serikat pekerja, kami menyayangkan rencana aksi mogok tersebut, karena tidak sesuai dengan tujuan berorganisasi dari serikat pekerja,” kata Tri di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Menurut Tri Sasono, tujuan serikat pekerja adalah memperjuangkan hak-hak normatif, khususnya kesejahteraan pekerja, dan bukan malah meminta pencopotan Dirut Pertamina.

Pergantian direksi di suatu BUMN, lanjutnya, bukan ranah FSPPB, namun hak pemegang saham dalam hal ini Kementerian BUMN. “Jangan melangkahi kewenangan Kementerian BUMN,” tamba Tri Sasono.

Pemberitahuan rencana mogok kerja FSPPB disampaikan melalui surat Nomor 113/FSPPB/XII/2021-TH bertanggal 17 Desember 2021. Aksi direncanakan berlangsung dari 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022.

Baca juga
FSPPB Surati Menteri Erick Minta Nicke Dicopot atau Mogok Kerja 10 Hari

FSPPB juga melayangkan surat kepada Menteri BUMN dengan Nomor 110/FSPPB/XII/2021-ON3 tertanggal 10 Desember 2021 perihal Permohonan Pencopotan Direktur Utama PT Pertamina (Nicke Widyawati).

Tri Sasono melanjutkan ancaman pemogokan di Pertamina tersebut kontraproduktif. “Kalau hanya karena masalah buntunya penyusunan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) seharusnya diselesaikan dengan jalan dialog,” katanya.

Apalagi kalau macetnya perundingan karena persoalan kesejahteraan, menurut dia, pekerja Pertamina selama ini merupakan pekerja yang paling bagus tingkat kesejahteraannya. “Kami meminta pekerja di Pertamina tidak melakukan pemogokan apalagi sudah mendekati masa liburan panjang, yang membutuhkan fokus untuk menyediakan stok BBM yang cukup bagi rakyat,” katanya.

Baca juga
Setelah Balongan Kini Kilang Cilacap Terbakar, Bos Pertamina Tenang

Ia menambahkan, rencana aksi mogok FSPPB tersebut dikhawatirkan malah menimbulkan persepsi adanya muatan politik dengan agenda pergantian posisi Dirut Pertamina.

Tri menambahkan justru saat ini Pertamina memiliki kinerja baik selama kepemimpinan Nicke Widyawati. Pada semester I-2021, Pertamina tercatat mampu berkontribusi melalui setoran pada penerimaan negara sebesar Rp110,6 triliun, yang Rp70,7 triliun di antaranya berupa pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen naik hampir 10 persen dari periode yang sama 2020. “Sebagai sesama serikat pekerja, sebaiknya FSPPB lebih berpikir ulang dalam melakukan cara-cara perjuangannya,” kata Tri Sasono.

 

Tinggalkan Komentar