Selasa, 07 Februari 2023
16 Rajab 1444

Beras di Gudang Bulog Tinggal 200 Ribu Ton, Buwas Ngebet Impor Sejuta Ton

Rabu, 07 Des 2022 - 19:47 WIB
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau Buwas keluhkan impor beras, Jakarta, Rabu (7/12/2022). (Foto: VOI).

Untuk cadangan beras pemerintah (CDP), Perum Bulog harus punya 1,2 juta ton beras. Hingga akhir tahun, beras di gudang diprediksi hanya 200 ribu ton. Atau perlu impor 1 juta ton. Namun, Bulog hanya diperkenankan impor 500 ribu ton.

Walhasil, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso alias Buwas meragukan cadangan pangan nasional bisa optimal dalam menjalankan tugas sebagai buffer. Apalagi saat ini, negara penghasil agak ketat untuk mengeluarkan berasnya. Mereka tidak mau jor-joran mengekspor khawatirkan krisis pangan di negaranya.

Pria yang akrab disapa Buwas itu menceritakan, proses impor beras di saat dunia dibayangi ancaman krisis pangan, bukanlah perkara mudah. beda halnya saat kondisi normal. “Hari ini, mau impor beras tidaklah mudah. Enggak gampang. Beberapa negara malah sudah meutup ekspor berasnya. Jadi perlu upaya khusus,” terang Buwas saat rapat dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Baca juga
Beras Bulog Datang 4.900 Ton, Bapanas: Cadangan Pemerintah Aman

Di internal pun, kata Buwas, ada masalah. terkait administrasi perizinan impor ketika Perum Bulog ditunjuk untuk mendatangkan beras dari luar negeri. “Urus surat-surat persyaratan impor, bilamana dilakukan Bulog, itu waktunya lama. Ini jelas, ada faktanya,” tegas mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kabareskrim Polri itu.

Dia mengakui, impor beras itu, sejatinya melukai hati petani di dalam negeri. Namun ada kepentingan yang lebih penting yakni menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan di dalam negeri.

Pada Januari-Februari 2023, Buwas menjelaskan, Perum Bulog menyediakan 300 ribu ton untuk operasi pasar (OP). Artinya, persediaan beras Perum Bulog bakal tergerus.

Baca juga
Operasi Pasar hingga Maret 2023, Bulog Guyur 315 Ribu Ton Beras

Sedangkan per 22 November 2022, persediaan beras di gudang Bulog tercatat 594.856 ton. Terbagi menjadi 168.283 ton (28,29 persen) beras komersial, dan 426.573 ton (71,71 persen) stok CDP.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku sudah mengeluarkan izin impor beras sebanyak 500 ribu ton kepada Perum Bulog. Beras tersebut untuk memenuhi cadangan (CDP) yang semakin menipis.

 

Tinggalkan Komentar