Senin, 06 Februari 2023
15 Rajab 1444

Berduka Tragedi Kanjuruhan, Raja Charles III Kirim Pesan ke Jokowi

Rabu, 05 Okt 2022 - 21:40 WIB
Raja Charles Jokowi
(foto: Fox News)

Raja Inggris Charles III mengirimkan pesan kepada Presiden Joko Widodo seraya menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Pesan dari Raja untuk Presiden Indonesia terkait tragedi di stadion sepak bola di Malang,” demikian bunyi keterangan gambar yang diunggah di akun Instagram resmi Keluarga Kerajaan Inggris, Rabu (5/10/2022).

Di dalam fgambar itu, terpampang isi pesan Raja Charles III untuk Jokowi dan rakyat Indonesia.

“Saya dan istri saya sangat sedih mendengar kematian dan luka di pertandingan sepak bola di Malang pada 1 Oktober,” ujar Raja Charles III.

“Saya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Anda, keluarga yang terkena dampak, dan rakyat Republik Indonesia di masa sulit ini.”

Baca juga
Sidang Kasus Kanjuruhan Akan Dijaga 1.800 Polisi

Tragedi Kanjuruhan memang menyedot perhatian internasional, termasuk dari para pemuka agama.

Sebelumnya, Paus Fransiskus juga mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan pada Minggu (2/10/2022) lalu.

Insiden ini terjadi usai laga Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022). Kericuhan ini bermula ketika skuad tuan rumah, Arema FC kalah dalam laga melawan Persebaya dengan skor 2-3.

Tak lama setelah pertandingan usai, sejumlah pendukung Arema turun dari tribun penonton ke tengah lapangan. Karena situasi kian kacau, kepolisian sempat mengadang penonton, kemudian menembakkan gas air mata.

Namun, gas air mata itu tak hanya ditembakkan ke arah pendukung yang turun ke lapangan, tapi juga ke tribun penonton sehingga membuat para penonton panik.

Baca juga
Pernah Belajar Alquran, Ini Sikap Raja Charles III Soal Islam

Massa lantas berdesak-desakan keluar dari stadion. Di tengah kepanikan itu, banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.

Akibat insiden ini, setidaknya 131 nyawa melayang dan ratusan orang lainnya terluka akibat insiden ini.

Dengan angka korban begitu tinggi, tragedi Kanjuruhan ini tercatat sebagai insiden paling mematikan kedua sepanjang sejarah sepak bola dunia.

Tinggalkan Komentar