Beredar Kencang Isu Hadi Tjahjanto Akan Ganti Posisi Mahfud MD

Beredar Kencang Isu Hadi Tjahjanto Akan Ganti Posisi Mahfud MD - inilah.com
foto istimewa

Beredar isu bahwa posisi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD bakal diganti oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bila sudah pensiun pada 8 November 2021 mendatang.

Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, mengatakan tidak ada yang tak mungkin dalam kabinet. Semua bisa saja reshuffle sewaktu-waktu.

Hadi Tjahjanto bisa menggantikan posisi Mahfud dengan alasan Presiden Jokowi percaya pada orang nomor satu di TNI tersebut. Karena mampu melaksanakan tugas, loyalitas, integritas dan kapabilitasnya sudah teruji.

Apalagi, dunia kerja Kemenko Polhukam yang membidangi koordinasi perencanaan dan penyusunan kebijakan, serta sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang politik, hukum, dan keamanan bukan hal baru bagi mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu.

Baca juga  KPK Tangkap Bupati Kuansing Riau Terkait Suap Perizinan Kebun

“Ya memang ada kecocokan antara Presiden sama Pak Hadi. Jadi kalau masuk kabinet setelah pensiun ya sangat mungkin,” ujar Khairul kepada INILAH.COM, Rabu (13/10/2021).

Hadi Tjahjanto, lanjut Khairul, selama hampir empat tahun menjabat sebagai Panglima TNI sudah mampu mensukseskan sejumlah agenda penting negara. Seperti  Pemilu 2019, berjalan dengan aman dan lancar walau ada sedikit gejolak politik.

Kemudian dari awal pandemi Covid-19 hingga sekarang, tugas yang diberikan pada TNI untuk bersama-sama melawan virus mematikan tersebut bisa diterjemahkan oleh perwira tinggi TNI Angkatan Udara itu dengan baik dan tepat. 

“Terus misalnya soal adanya gangguan keamanan di Papua itukan bukan masalah yang baru terjadi di masa pak Hadi. Ini memang persoalan tidak sekadar TNI tetapi negara. Terkait progres pengembangan alutsista dan pembinaan moral dan konpentensi prajurit berjalan,” ungkapnya.

Baca juga  Usai Divaksin, 62 Santri di Jambi Keracunan Makanan

Mesti demikian, penyertaan Hadi dalam kabinet tergantung pada Presiden Jokowi dan proses politik. Pasalnya, pergantian di kabinet bukanlah hal mudah bila dikaitkan dengan konstelasi politik serta kepentingan mensukseskan agenda pemerintah yang telah dicanangkan.

“Semua kemungkinan bisa saja terjadi tergantung proses politik,” tutup dia.

Tinggalkan Komentar