Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Berencana Beli Mobil Baru Secara Cash? Ini Skema dan Tipsnya

Minggu, 10 Jul 2022 - 13:34 WIB
mobil baru
(ist)

Tidak sedikit orang yang bimbang terhadap skema pembelian dalam membeli mobil baru apakah melalui cash atau kredit. Memang keputusannya perlu didasari sejumlah pertimbangan yang matang, karena salah dalam mengambil keputusan dapat berakibat fatal terhadap keuangan.

Seperti yang Anda tahu, memiliki mobil bukanlah tujuan keuangan yang wajib dicapai. Masih ada tujuan-tujuan keuangan lainnya yang termasuk kebutuhan dan wajib mendapat perhatian.

Dan tidak semua orang memilih skema kredit saat membeli kendaraan baru. Beberapa alasan utama kenapa mereka enggan membeli mobil secara kredit bermacam-macam, bisa dikarenakan biaya yang dibayarkan akan jauh lebih tinggi atau tidak mau hidupnya terus-terusan dibayangi hutang.

Ditambah saat ini masyarakat memiliki banyak pilihan dalam mendapatkan kendaraan yang lebih terjangkau melalui LCGC (Low Cost Green Car). Dengan harganya mulai dari Rp100 jutaan, mobil LCGC menjadi salah satu pilihan utama masyarakat yang mau membeli mobil baru secara cash.

Apabila Anda sudah tidak sabar untuk memiliki mobil dan berencana untuk membayarnya secara cash, Lifepal.co.id membagikan beberapa tips skema yang bisa menjadi pedoman dalam membeli mobil baru secara cash.

Berikut simak penjelasan lebih detail dari Co-Founder dari Lifepal.co.id Benny Fajarai:

Baca juga
Penjualan Mercedes-Benz Anjlok di Kuartal II-2022

1. Selama setahun, sisihkan 50 persen penghasilan setiap bulannya

Apa iya menyisihkan 50 persen dari penghasilan cukup buat membeli mobil baru secara cash? Cukup kok dan cara ini bisa menjadi cara beli mobil cash yang paling rasional. Sisihkan Rp10 juta tiap bulannya buat ditabung sebagai modal buat beli mobil. Menyisihkan Rp10 juta per bulan bukanlah persoalan bagi mereka dengan gaji Rp20 juta.

2. Asal sabar, sisihkan Rp3 juta tiap bulannya

Bagi yang penghasilan per bulan tidak sampai Rp20 juta, Anda jangan pesimis dulu. Masih ada tips membeli mobil baru secara cash lainnya. Tips membeli mobil tersebut adalah menyisihkan Rp3 juta tiap bulan. Nabung Rp3 juta per bulan bisa mewujudkan impianmu membeli mobil baru asalkan Anda sabar menyisihkan Rp3 juta tersebut selama tiga tahun lebih.

3. Sisihkan 1 juta tiap bulan juga cukup lho asal…

Kalau Rp3 juta masih dirasa berat, kamu bisa kok menyisihkan Rp1 juta per bulannya buat bisa membeli mobil baru secara cash. Masih berpikir mustahil? Gak ada yang mustahil, kok.

Baca juga
Astra Financial Targetkan Transaksi Rp800 Miliar di GIIAS 2021

Tabung berapapun demi membeli mobil cash sebenarnya tergantung dari seberapa lama kamu menyisihkannya. Nabung Rp10 juta butuh waktu setahun agar dana terkumpul. Sementara nabung Rp3 juta butuh waktu tiga tahun lebih.

Lalu, berapa lama dengan menabung sebesar Rp1 juta per bulan? Dihitung-hitung, kamu membutuhkan waktu selama 10 tahun. Itu berarti kamu yang saat ini berusia 30 tahun, baru bisa punya mobil begitu usia 40 tahun. (Jangan lupa hitung inflasi juga ya!).

4. Tidak perlu nabung, tips membeli mobil baru secara cash dijamin ampuh

Punya banyak aset warisan? Jual aja kalau emang merasa mobil itu sebagai kebutuhan yang gak bisa lagi ditunda.

Aset yang dijual dapat berupa tanah atau rumah. Namun, bukan berarti rumah yang kini ditempati sekarang dijual. Jual aja aset tanah ataupun bangunan yang selama ini tidak terurus. Sebelum menjual, cari tahu dulu harga jual tanah atau bangunan dengan menggunakan NJOP sebagai dasar perhitungan. Misalnya saja aset-aset yang dijual tidak tembus Rp100 jutaan, mau gak mau harus bersabar menunggu nilai jualnya naik.

Baca juga
Hyundai Stargazer Sudah Bisa Dipesan, Harga Mulai Rp243 Juta

“Satu hal yang tidak kalah penting dan harus diperhatikan ketika membeli mobil baru secara cash adalah pentingnya perlindungan asuransi untuk kendaraan baru Anda. Memiliki mobil butuh modal besar dimana modal yang dikumpulkan tersebut tentu saja tidak mudah,” ujar Benny.

“Oleh karena itu hindari biaya-biaya besar yang bisa saja datang dari resiko-resiko seperti tertabrak kendaraan lain di jalan raya. Selain melindungi sisi finansial, pemilik kendaraan juga akan memiliki peace of mind dan lebih nyaman saat berkendara dengan perlindungan asuransi,” imbuhnya.

Tinggalkan Komentar