Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Bertemu Luhut di Beijing, Chery Siap Investasi US$1 Miliar di Indonesia

Kamis, 28 Jul 2022 - 18:34 WIB
chery investasi
(dok. Chery International)

Perusahaan otomotif China, Chery International berencana untuk menggelontorkan investasi senilai hampir US$1 miliar yang akan meliputi aktivitas produksi dan manufaktur di Indonesia dengan perkiraan kapasitas mencapai 200.000 unit kendaraan.

Hal tersebut disampaikan oleh Executive Vice President Chery International Charlie Zhang kepada Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat kunjungan hari pertama Presiden Joko Widodo ke Beijing, China, pada Senin, 25 Juli lalu.

“Untuk mencapai target produksi dan manufaktur 200.000 kendaraan, investasi Chery di Indonesia akan dilakukan dalam empat tahap,” kata Zhang melalui siaran pers yang diterima Inilah.com di Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Ia menjelaskan bahwa investasi tahap awal yang dimulai pada tahun ini, yaitu sebesar US$40 juta dan diproyeksikan untuk mencapai jumlah produksi 20.000 unit per tahunnya. Kemudian tahap keempat pada 2028, Chery akan menggenapkan investasi hingga mendekati US$1 miliar sehingga dapat mengoptimalkan jumlah produksi 200.000 unit per tahun.

Baca juga
Berlangsung 12-20 Maret 2022, Jakarta Auto Week Akan Dipenuhi Beragam Promo Menarik

“Jumlah produksi kendaraan Chery di Indonesia juga akan berdampak kepada pembukaan lapangan pekerjaan pada sektor hulu dan hilir sebanyak 20.000 orang,” imbuh Zhang.

Pada pertemuan tersebut, Zhang juga menyampaikan rencana investasi Chery di Indonesia untuk pengembangan kendaraan listrik. Menurutnya, Indonesia memiliki peran dalam pengembangan industri kendaraan energi terbarukan karena memiliki cadangan nikel tertinggi di dunia.

Chery pun menyebut bahwa produk mereka di pasar Indonesia pada masa mendatang akan didominasi oleh model-model pure electric dan plug-in hybrid, dengan total sembilan model.

Zhang mengatakan, pasar Asia Tenggara akan menjadi komponen penting dalam proses internasionalisasi Chery, terutama Indonesia.

Baca juga
GR Yaris AP4 Bawa Tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia Raih Juara

Oleh karena itu, Chery akan membangun basis produksi dan manufaktur di Indonesia dengan mengintegrasikan penelitian dan pengembangan, manufaktur, serta layanan penjualan.

“Dengan tata letak investasi di Indonesia, Chery mengharapkan dapat meningkatkan volume penjualan tahunan menjadi 2 juta di pasar luar negeri pada tahun 2030,” kata Zhang.

Menurut catatan Chery, terdapat peningkatan pertumbuhan tahunan yang tinggi di tengah kecenderungan penurunan industri otomotif pada paruh pertama tahun ini.

Chery mencatat pertumbuhan sebesar 12 persen dengan volume penjualan 475.000 unit kendaraan, termasuk penjualan ekspor mobil penumpang sebanyak 148.000 unit atau naik 36 persen YoY.

Baca juga
Kalahkan Denmark 3-2, Indonesia Juara Grup C Piala Sudirman

Brand mobil China itu kini telah menjangkau lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, dengan volume penjualan global kumulatif lebih dari 10 juta unit, termasuk penyelesaian 10 pabrik CKD dan 1.500 outlet penjualan dan layanan di pasar luar negeri.

Tinggalkan Komentar