Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Besok, Eks Kaden A Biropaminal Kombes Agus Nurpatria Jalani Sidang Etik

Senin, 05 Sep 2022 - 19:49 WIB
20220902 212130 - inilah.com
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah). (Foto: Antara).

Sidang etik eks Kaden A Biro Pengamanan Internal (Paminal) Kombes Agus Nurpatria bakal menjalani sidang etik pada Selasa (6/9/2022). Kombes Agus yang telah ditetapkan menjadi tersangka merintangi penyidikan (obstruction of justice) bakal menjalani sidang etik di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri, pada pukul 10.00 WIB.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan, sidang etik bakal diawali dengan pemeriksaan saksi-saksi kemudian terhadap pelanggar sebelum putusan dibacakan. Namun Dedi tidak membeberkan apakah saksi-saksi yang dimaksud termasuk Irjen Ferdy Sambo.

“Sidang kode etik besok yang akan diselenggarakan dengan terduga pelanggar Kombes Pol AN (Agus Nurpasria),” kata Dedi, di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Baca juga
Pengacara Bharada E Serahkan Surat Permohonan Justice Collaborator ke LPSK

Kombes Agus Nurpatria turut ditersangkakan dalam perkara merintangi atau menghalangi penyidikan perkara Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) bersama enam tersangka lainnya. Kombes Agus disebut-sebut berperan penting dalam menyapu alat bukti rekaman CCTV di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga Jaksel, TKP pembunuhan Brigadir J pada 8 Juli 2022 yang lalu.

Salah seorang sumber di lingkungan Mabes Polri menyebutkan, selain menghilangkan alat bukti, Kombes Agus, selaku Kaden A Biro Paminal, turut menyusun skenario menyelamatkan Irjen Ferdy Sambo dengan memplot Bharada Richard Eliezer (Bharada E) sebagai pelaku penembakan dengan dalih membela diri ketika ditembak Brigadir J sewaktu hendak melecehkan Ny Ferdy Sambo. Sedangkan dalam perkara merintangi penyidikan, Kombes Agus disebut merusak, menghilangkan dan memindahkan alat bukti CCTV di TKP, Duren Tiga.

Baca juga
Setelah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Pukul Tembok dan Minta Tetangga Tidak Ribut

Sidang etik terhadap pelanggar tindak pidana menghalangi penyidikan Brigadir J telah dimulai sejak Kamis (1/9/2022). Sidang hari pertama atas terduga pelanggar Kompol Chuck Putranto, hari kedua Jumat (2/9/2022) terhadap Kompol Baiquni Wibowo. Keduanya dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) sebagai anggota kepolisian. Keduanya juga mengajukan banding, sesuai haknya yang diatur dalam Pasal 69 dalam Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022.

 

Tinggalkan Komentar