Jumat, 02 Desember 2022
08 Jumadil Awwal 1444

Besok Puan Temui Surya Paloh di Kantor DPP Nasdem, Silaturahmi dengan Senior

Minggu, 21 Agu 2022 - 11:57 WIB
Setelah Golkar, Puan Akan Safari Politik ke PPP dan PAN
Ketua DPP PDIP Puan Maharani, di GBK, Jakarta, Minggu (21/8/2022) - Foto: ist

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani bersama pengurus partai lainnya bakal menemui Ketum NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Senin (22/8/2022). Puan beralasan pertemuan itu digelar hanya untuk silaturahmi.

Menurutnya, Surya Paloh bukan orang sembarangan. Politisi senior dan sahabat dari kedua orang tua, sekaligus oom yang harus dihormati. Atas dasar ini dia bersama sejumlah pengurus lainnya yang mendatangi Paloh.

“Pak Surya itu senior saya, Oom saya. Pak Surya itu teman orang tua saya, lebih tua, jadi saya yang datang,” kata Puan, di GBK, Jakarta, Minggu (21/8/2022).

Dia berharap pertemuan dengan Surya Paloh berjalan lancar. Dia juga menekankan pertemuan itu merupakan bentuk silaturahmi biasa antar kedua parpol. “Insya Allah besok mau ketemu dengan Surya Paloh, bagaimana nanti pertemuannya Insya Allah semua bisa berjalan baik dan lancar,” tuturnya.

Baca juga
Pembangunan Belum Sempurna, Puan: Jangan Kutuk Kegelapan dan Musuhi Negara

Puan tidak mau berbicara lebih jauh soal koalisi dan pencapresan. Termasuk ketika disinggung wartawan adanya kegiatan deklarasi Prabowo-Puan di Jabar, sore ini. Begitu juga dengan agenda pertemuan dengan elite Gerindra-PKB. “Dalam waktu dekat akan ketemu tetapi sekarang kita olah raga dulu,” seloroh Ketua DPR.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku bakal bertemu dengan PDIP dalam waktu dekat. Menurut Muzani, komunikasi dengan PDIP terjalin baik setelah Gerindra menyatakan membangun koalisi dengan PKB.

“Hubungan kami dengan PDIP sangat bagus dan komunikasi kami dengan PDIP pascakerja sama antara Gerindra dengan PKB juga sangat bagus,” ujarnya.

Baca juga
Serahkan Reshuffle ke Presiden, PDIP Singgung Etika Politik

Gerindra secara internal resmi mengusung Ketum Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang. Kendati sudah berkoalisi dengan PKB, yang secara hitung-hitungan kursi parlemen telah memenuhi syarat mengusung capres-cawapres, namun kandidat cawapres untuk dipinang belum ditentukan.

Tinggalkan Komentar