Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

BI: Transaksi Pembayaran Melonjak Selama Ramadan dan Idul Fitri

Bi Transaksi
(ist)

Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi pembayaran tunai dan non tunai melonjak selama Ramadan dan Idul Fitri 2022 karena masyarakat banyak belanja dan bepergian untuk mudik dan wisata.

“Realisasi penarikan uang tunai meningkat 16,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2021 (yoy) dari sebesar Rp154,5 triliun menjadi Rp180,2 triliun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (9/5/2022).

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sebelum kondisi pandemi (Mei 2019) yang sebesar 9,21 persen (yoy).

Erwin menyampaikan, realisasi tersebut masih dalam kisaran alokasi uang tunai yang telah dipersiapkan BI guna mengantisipasi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2022.

Baca juga
Harga Daging Sapi dan Ayam Kembali Normal Usai Lebaran

Sejalan dengan itu, transaksi non tunai melalui BI-FAST yang tetap beroperasi penuh selama libur Idul Fitri juga mengalami peningkatan. Nominal transaksi BI-FAST bulan April 2022 tumbuh sebesar 51,88 persen (mtm), mencapai Rp100,25 triliun dan secara volume tumbuh 32,72 persen (mtm) atau mencapai 24,55 juta transaksi.

Untuk nominal transaksi tertinggi terjadi pada H-7 Idulfitri (25/4) sebesar Rp5,93 triliun dengan volume sebanyak 1,28 juta transaksi.

Sedangkan untuk kinerja tahunan penarikan uang tunai selama Ramadan dan Idul Fitri 2022 di setiap wilayah di Indonesia secara umum mengalami pertumbuhan. Wilayah dengan penarikan tunai tertinggi yaitu Jawa sebesar Rp110,1 triliun atau tumbuh 19,6 persen (yoy), tertinggi kedua Sumatera sebesar Rp35,3 triliun, tumbuh 6,5 persen (yoy).

Baca juga
IHSG Berlanjut Naik, Tiga Saham Disuguhkan di Sesi Kedua

Menyusul Sulawesi-Maluku-Malut-Papua (Sulampua) sebesar Rp15,0 triliun, tumbuh 13,3 persen (yoy), Kalimantan sebesar Rp12,5 triliun, tumbuh 15,2 persen (yoy), serta Bali-NTT-NTB (Bali Nusra) sebesar Rp7,4 triliun, tumbuh 42,4 persen (yoy).

Dari sisi penukaran uang, BI mencatat jumlah penukaran uang melalui BI selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah sebesar Rp1,3 triliun. BI menyediakan layanan penukaran ritel atau kas keliling BI di 468 titik penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia pada 5-28 April 2022 dengan menggunakan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) untuk mendukung layanan penukaran ritel kas keliling BI agar penukaran semakin Mudah, Aman, Nyaman, Terjamin, Akurat, serta Pasti (MANTAP).

Baca juga
Polres Serang Tangkap Sopir Bus Kecelakaan Maut di Sumsel

Selain itu, perbankan juga memberikan layanan penukaran kepada masyarakat melalui jaringan kantor perbankan yang jumlahnya mencapai 5.013 titik penukaran di seluruh Indonesia.

Untuk mendorong animo masyarakat serta memanfaatkan momentum Lebaran yang mengusung tema ‘Serambi Rupiah Ramadan: Belanja Bijak dan Rawat Rupiah’, BI turut menghadirkan berbagai kegiatan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah melalui berbagai kegiatan seperti program story telling dan pemutaran film edukasi, perlombaan dai cilik nasional, hingga program kunjungan ke pondok pesantren.

Tinggalkan Komentar