Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Blusukan ke Pasar Pontianak, Menko Airlangga Pantau Harga dan Stok

Jumat, 25 Nov 2022 - 14:47 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto blusukan ke Partai Flamboyan, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/11/2022). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah terus bekerja keras untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan persediaan barang.

Tak ingin kecolongan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto blusukan Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/11/2022). Dia memantau langsung harga barang pokok, termasuk ketersediaan barang.

“Saya didampingi oleh Pak Wagub dan Pak Walikota serta dari Bank Mandiri, Bank Kalbar, BSI, BNI, dan satu lagi BRI. Tujuan kunjungan ke pasar ini karena kita akan mengadakan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah terutama untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ungkap Menko Airlangga.

Baca juga
Dukung Sawit Nasional, Menko Airlangga Sambangi Program PSR dan Ikut Panen

Kegiatan dadakan ini, merupakan bagian dari kunjungan kerja ke Pontianak terkait Pertemuan Tingkat Menteri dalam forum BIMP-EAGA dan Rapat Koordinasi TPIP-TPID,

Saat menyambangi Pasar Flamboyan, Menko Airlangga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang. Ini penting untuk mengetahui harga dan pasokan komoditas yang tersedia.

“Sejumlah komoditas pokok mulai dari bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, ayam hingga telur ayam di Pasar Flamboyan, cukup stabil,” tuturnya.

Menurut penuturan pedagang, kata Ketum Partai Golkar itu, pasokan bahan pokok, masih mencukupi hingga saat ini.

Sekedar informasi, Pasar Flamboyan merupakan salah satu pasar induk di Kota Pontianak yang telah berdiri sejak 1989. Pasar dibangun di lahan seluas 17.133 meter-persegi, terdiri dari 53 ruko, 203 kios, dan 1.563 los.

Baca juga
Dampak Diberlakukan PPKM Level 3 Saat Nataru, Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Beragamnya pilihan pedagang, menjadikan Pasar Flamboyan sebagai salah satu pasar tradisional tujuan utama masyarakat Pontianak. “Tentu kita melihat bahwa Kalbar relatif baik inflasinya meskipun sedikit diatas nasional. Kalbar ini kira-kira 6% jadi kita berharap nanti bisa terus diturunkan dengan ketersediaan pasokan yang aman dan harga yang terjangkau,” ujar Menko Airlangga.

Tinggalkan Komentar