Jumat, 19 Agustus 2022
21 Muharram 1444

BNPB: 22 Orang Meninggal Akibat Erupsi Semeru

Selasa, 07 Des 2021 - 06:50 WIB
Erupsi Semeru inilah.com
(foto: AFP)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa dalam musibah erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur hingga Senin (6/12/2021) malam mencapai 22 orang.

“Rincian korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan delapan orang di Kecamatan Candipuro,” kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Ia juga menyebut bahwa jumlah korban luka-luka seperti luka bakar maupun cedera hingga Senin, pukul 20.15 WIB sebanyak 56 orang, dan 22 warga lainnya dilaporkan hilang.

Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004 orang.

“Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendataan dan validasi,” kata Muhari.

Baca juga
Suku Bunga The Fed dan Tensi AS-Rusia Kompak Buat IHSG Lesu Darah

Terkait dengan perkembangan warga mengungsi, lanjut dia, sebanyak 2.004 warga berada di 19 titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, dan Pasirian.

Jumlah penyintas terbanyak berada di Kecamatan Candipuro sebanyak 1.136 orang, Pasirian 563 orang, dan Pronojiwo 305 orang.

Saat ini, korban selamat diungsikan menuju sejumlah lokasi aman, di antaranya Kecamatan Candipuro (Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng di Desa Sumberwuluh, Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro).

Kecamatan Pasirian menempati Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian, dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Baca juga
Bulog Klaim Sudah Tak Impor Beras Selama 4 Tahun, Sekarang Justru Mau Ekspor

Pengungsi di Kecamatan Pronojiwo menempati bangunan SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid di Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Permukiman Dusun Kampung Renteng di Desa Oro Ombo, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2, dan rumah-rumah kerabat di Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus yang terletak di Desa Oro Oro Ombo.

Selain dampak korban jiwa, kata Muhari, guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan kerusakan di sektor permukiman, pendidikan maupun sarana dan prasarana.

Petugas posko masih terus melakukan pemutakhiran terhadap dampak kerugian material, dengan data sementara rumah terdampak 2.970 unit, fasilitas pendidikan 38 unit, dan jembatan (Jembatan Gladak Perak) putus berjumlah satu unit.

Tinggalkan Komentar