Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Boleh Ada Konser Musik, MUI: Mari Rapatkan Shaf Kembali

Kamis, 30 Sep 2021 - 06:11 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Boleh Ada Konser Musik, MUI: Mari Rapatkan Shaf Kembali - inilah.com
(ist)

Permintaan masyarakat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar bisa mengeluarkan fatwa membolehkan sholat berjamaah dengan merapatkan shaf terjawab.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis, merespons hal tersebut pasca ada rencana diperbolehkannya konser music di tengah pandemi. 

Kiai Cholil, melalui cuitannya di media sosial pun, sempat meminta agar umat kembali merapatkan shaf, sebagai respons atas rencana tersebut. 

Di masa pandemi Covid-19 ini, Kiai Cholil mempersilakan umat Muslim yang berada di wilayah PPKM level 1 atau zona hijau untuk merapatkan kembali shaf saat melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Namun dengan catatan, masker tetap digunakan.

Baca juga
Komitmen Jalankan Bisnis Berprinsip Syariah, HDI Dapatkan Sertifikat MUI

“Saya memberikan saran, bahwa mereka yang berada di tempat yang save, zona hijau atau PPKM level 1, silakan rapatkan shafnya, tetapi tetap sholatnya pakai masker,” kata dia.

Kiai Cholil menjelaskan, hal itu berdasarkan fatwa MUI 14/2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19. Selain berdasarkan fatwa MUI, dia memberi saran tersebut setelah memperoleh informasi dari ahli bahwa orang yang menggunakan masker itu 85 persen bisa menghindari penularan Covid-19.

“Maka sekarang kita kembali pada shaf yang rapat, rapat yang teratur. Kita mengikuti perintah Nabi. Tapi kita tetap menghindari (penularan Covid-19) dengan cara pakai masker. Setelah itu (setelah sholat selesai), ya tidak usah rapat lagi. Bisa dijaga jaraknya,” tuturnya.

Baca juga
Jumlah Daerah PPKM Level 1 di Jawa-Bali Meningkat Signifikan

Namun Kiai Cholil juga mengingatkan, sebelum memutuskan soal dirapatkannya shaf, masyarakat Muslim yang berada di zona hijau atau wilayah PPKM level 1 tetap harus terlebih dulu berkonsultasi dengan Satgas Covid-19. “Dan juga bermusyawarah dengan jamaah masjid sekitar,” ujarnya.  

Tinggalkan Komentar

×