Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Bos Inter Milan: Serie A di Ambang Bangkrut dan Butuh Dana Pemerintah

Inter Serie A
CEO Inter Milan Giuseppe Marotta (ist)

Serie A Liga Italia di ambang kebangkrutan dan membutuhkan dukungan keuangan dari pemerintah lebih banyak lagi selama pandemi dan stadion-stadion diisi dalam kapasitas lebih besar, kata CEO Inter Milan Giuseppe Marotta, seperti dikutip Reuters.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia, Il Sole 24 Ore, Marotta menyatakan, “Serie A dan secara umum liga sepak bola Italia terancam bangkrut. Pemerintah dan lembaga-lembaga politik sudah tak bisa lagi mengabaikan hal ini.”

“Ini sistem di ujung tanduk yang tanpa diragukan lagi sudah bermasalah sebelum ada COVID namun hampir tidak mendapatkan dukungan dalam dua tahun ini selama pandemi,” lanjutnya.

Baca juga
Usai Dibekuk Arsenal, Ralf Rangnick Lempar Handuk Kejar Empat Besar

Awal Januari lalu, klub-klub Serie A dengan suara bulat setuju memangkas kapasitas stadion menjadi 5.000 untuk dua putaran pertandingan untuk membendung kasus COVID-19, tetapi Marotta mendesak semua pemangku kepentingan agar membolehkan lebih banyak lagi penonton yang mendatangi stadion.

Italia yang sempat menjadi kawasan terburuk yang terdampak COVID-19, menghentikan liga segera setelah wabah mencapai negara itu awal 2020 dan memangkas kapasitas stadion menjadi 50 persen sejak mencabut aturan pembatasan terkait COVID-19.

Moratta menganggap kini saatnya Italia membolehkan stadion diisi penonton lebih banyak lagi karena protokol kesehatan yang ketat membuat pandemi bisa terkendali.

Baca juga
Juventus Kalah Terus... Ada Apa Sih, Sebenarnya?

“Jika Prancis bersiap menyambut 100 persen penonton stadion seperti yang sudah terjadi di Inggris, masuk akalkah jika kita terus mempertahankan jumlah (penonton) yang lebih sedikit?” tanya Moratta.

Mantan CEO Juventus itu menambahkan bahwa industri sepak bola tidak mendapatkan bantuan keuangan sebanyak industri lain karena tidak dianggap serius oleh pemerintah Italia.

“Sepak bola masih dianggap sebagai dunia presiden ‘kaya dan bodoh’ yang membuang-buang uang demi bersenang-senang. Dunia kita kesulitan diakui apa adanya, tetapi bagaimana bisa Anda mengabaikan fakta bahwa sepak bola profesional itu juga industri seperti industri lainnya?” ucap Moratta.

Tinggalkan Komentar