Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

BPS Klaim Upah Buruh Naik 12,22 Persen Per Agustus 2022

Senin, 07 Nov 2022 - 21:12 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, upah rata-rata buruh, karyawan, dan pegawai meningkat signifikan 12,22 persen pada Agustus 2022, menjadi Rp3,07 juta dibandingkan Agustus 2021 sebesar Rp2,73 juta per bulan.

Angka tersebut juga naik 5,61 persen dibandingkan masa sebelum pandemi COVID-19 sebesar Rp2,9 triliun pada Agustus 2019. “Penguatan ekonomi mendorong peningkatan rata-rata upah,” ucap Kepala BPS Margo Yuwono dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2022 secara daring di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Ia mengungkapkan, berdasarkan jenis kelamin, rata-rata upah buruh laki-laki mencapai Rp3,33 juta. Sedangkan upah buruh perempuan sebesar Rp2,59 juta. Adapun berdasarkan sektornya, buruh pada kategori jasa keuangan dan asuransi menerima upah tertinggi sebesar Rp5,18 juta, sedangkan buruh pada kategori jasa lainnya menerima upah terendah sebesar Rp1,84 juta.

Baca juga
Dipimpin Ganjar, Jawa Tengah Jadi Provinsi Termiskin di Pulau Jawa

Buruh yang bekerja di sembilan dari tujuh belas kategori lapangan pekerjaan utama, menerima upah lebih tinggi daripada rata-rata upah buruh nasional. Upah buruh tersebut secara berurutan pada masing-masing kategori yakni jasa keuangan dan asuransi sebesar Rp5,18 juta, informasi dan komunikasi Rp5,05 juta, pertambangan dan penggalian Rp4,81 juta, serta pengadaan listrik dan gas Rp4,49 juta.

Margo melanjutkan, rata-rata upah buruh real estat sebesar Rp4,42 juta, jasa perusahaan Rp3,93 juta, administrasi pemerintahan Rp3,85 juta, kesehatan dan kegiatan sosial Rp3,62 juta, serta transportasi dan pergudangan Rp3,6 juta. “Sementara itu, buruh yang bekerja pada delapan kategori lapangan pekerjaan utama lainnya menerima upah di bawah rata-rata upah buruh nasional,” tambahnya.

Baca juga
Beda Tafsir Putusan MK, Buruh dan Pengusaha Sama-sama Ngotot Soal UMP 2022

Semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditamatkan, kata dia, upah buruh yang diperoleh juga meningkat. Buruh berpendidikan universitas menerima upah sebesar Rp4,76 juta, sedangkan buruh berpendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah menerima upah Rp1,91 juta.

Hal ini dapat juga berarti bahwa buruh berpendidikan universitas menerima upah 2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan buruh berpendidikan SD ke bawah.

Tinggalkan Komentar