Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

BPS Laporkan Inflasi Juni 4,35 Persen, Tertinggi sejak 2019

Jumat, 01 Jul 2022 - 10:16 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
BPS Laporkan Inflasi Juni 4,35 Persen, Tertinggi sejak 2019 - inilah.com
Foto: iStockphoto.com

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni 2022 secara tahunan (yoy) sebesar 4,35 persen. Posisi ini menjadi inflasi yang tertinggi sejak Juni 2019 dengan inflasi 4,37 persen (yoy).

Sedangkan inflasi secara bulanan (mtm) sebesar 0,61 persen (mtm) pada Juni 2022 atau adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,42 pada Mei menjadi 111,09.

“Inflasi Juni 2022 secara bulanan sebesar 0,61 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 110,42 pada Mei 2022 menjadi 111,09,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Margo menjelaskan penyumbang inflasi pada Juni ini utamanya berasal dari komoditas cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.

Ia mengatakan dari 90 kota IHK terdapat 85 kota yang mengalami inflasi pada Juni 2022 dan lima kota mengalami deflasi.

Baca juga
Bukan Salah Imput Tapi Sengaja, Data Penerima Bansos Kemensos Bodong

Dari 87 kota yang mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi di Gunung Sitoli dengan inflasi 2,72 persen yang disebabkan oleh inflasi cabai merah dengan andil 1,42 persen, cabai rawit 0,28 persen, dan bawang merah 0,27 persen.

Margo melanjutkan, jika inflasi bulanan dilihat berdasarkan komponen, harga bergejolak menjadi penyumbang terbesar inflasi, dengan andil 0,44 (mtm) karena kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.

Komponen inti memberikan andil ke inflasi Juni sebesar 0,12 persen (mtm) karena kenaikan upah asisten rumah tangga, sabun detergen baik bubuk maupun cair, dan kontrak rumah.

Selanjutnya, kelompok harga diatur pemerintah berandil pada inflasi Juni 2022 hingga 0,05 persen, karena kenaikan tarif angkutan udara dan rokok kretek filter.

Baca juga
Sejumlah Bahan Makanan Sumbang Inflasi Januari 2022 Jadi 0,56 Persen

“Sementara itu pemerintah di Juli 2022 akan menaikkan tarif listrik. Ini juga dapat mempunyai potensi untuk memacu inflasi pada Juli yang besarnya akan kita lihat di rilis bulan depan,” ucapnya.

Tinggalkan Komentar