Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Brand Lokal ‘Ramaikan’ Paris Fashion Week 2022 Justru Panen Kritik

Brand Lokal 'Ramaikan' Paris Fashion Week 2022 Justru Panen Kritik
Brand Lokal 'Ramaikan' Paris Fashion Week 2022 Justru Panen Kritik

Gelaran Paris Fashion Week (PFW) 2022 jadi trending di media sosial seharian kemarin Senin, (7/3/2022).

Namun viralnya PFW 2022 kali ini lebih banyak membahas soal ramainya brand lokal tanah air yang ikutan mejeng di acara fashion paling bergengsi tersebut.

Sejumlah influencer hingga artis memang tampak mengunggah sejumlah foto dan video mereka berada di Paris untuk mengikuti acara fashion. Namun hal itu berbeda dengan gelaran PFW 2022 dan justru dianggap membodohi publik.

Unggahan Instagram Story dari akun @mrluckyheng viral di media sosial karena mengkritisi desainer Indonesia yang mengeklaim tampil di Paris Fashion Week.

“Agak sebel sama brand Indonesia yang claim masuk Paris Fashion Week tahun ini. Semua berani claim dan pakai nama Paris Fashion Week tapi gak ada yg berani tag @parisfashionweek,” demikian @mrluckyheng menulis di unggahannya Senin (7/3/2022).

“Informasi missleading ini cukup membodohkan masyarakat sebenarnya. The real Paris Fashion Week hanya ada satu. Yaitu yang diselenggarakan oleh Fédération française de la couture. Jadwal officialnya juga hanya ada satu. Sisanya banyak media dan agency memperjualbelikan slot tayang untuk memasukkan jadwal ‘palsu’ ke kalender asli, mengatasnamakan PFW seolah-olah legit,” tulis @mrluckyheng.

“Namanya juga sudah Fashion Week, brand non fashion tidak pernah eligible masuk ke Paris Fashion Week. Bukan Beauty Week atau Culinary Week. Di website FHCM juga jelas tertera,” tulis @mrluckyheng yang juga menyertakan link website penyelangara Paris Fashion Week yaitu Fédération française de la couture.

Baca juga
Lewat Konten Media Sosial, Daihatsu Ajak Masyarakat Lestarikan Penyu

Lucky Heng menambahkan dalam unggahannya klaim tampil Paris Fashion Week sudah cukup lama dilakukan para desainer atau brand. Namun pada 2022 ini ada banyak brand yang melakukan klaim tersebut.

“Sebagian brand yang ikut menurut saya sebenarnya dalam hati mereka tahu sendiri dan aware, sehingga menulis Paris Fashion Swow instead,” tulis @mrluckyheng lagi.

“Saya agak marah dan sebel saja karena I genuinely love fashion. Dan ini adalah informasi yang sebenarnya justru memalukan Indonesia kalau didengar oleh dunia luar. Singkat kata, kita mengada-ada sendiri,” tulis @mrluckyheng dalam unggahan di Instagram Story.

Lucky juga menuliskan bahwa brand Indonesia yang tampil di Paris bukanlah bagian dari ajang Paris Fashion Week. Brand lokal tersebut hanya menggelar show di Paris bersamaan dengan penyelenggaraan Paris Fashion Week 2022.”Just a show in Paris but not on Paris Fashion Week,” tegasnya.

Baca juga
Foto: Brand Lokal Sroja Kenalkan Koleksi Scarf

Kritik juga datang dari mantan model Wanda Hamidah. Dalam ulasannya, Wanda mengkritik pada desainer Indonesia yang diduga memboyong banyak penonton dari Indonesia.

Diketahui ada beberapa artis yang turut diboyong desainer Indonesia ke Paris Fashion Week, antara lain Ariel NOAH, Anya Geraldine, Keanu, Reza Arap, hingga Adipati Dolken.”Gagal paham nih sama desainer Indonesia yang bawa penontonnya sendiri seabrek-abrek dari Indonesia di Paris Fashion Week,” tulis Wanda di Instagram Story @wanda_hamidah, Senin (7/3/2022).

Wanda mengkritik untuk mencerdaskan dan meluruskan informasi seputar ajang fashion kelas dunia. Dan ada desainer Indonesia yang benar-benar masuk dalam barisan PFW 2022 namanya justru tenggelam oleh deretan influencer dan artis yang datang ke Paris.

Baca juga
Sergio Aguero Gantung Sepatu, Messi Beri Pesan Menyentuh

“Saya cinta banget produk Indonesia, bangga sama desainer-desainer yang memulai dari nol, merangkak bersusah payah untuk go internasional, aku sangat bangga sama mereka. Ini salah satunya @puranaindonesia dan @nonitarespati,” tuturnya.

Terakhir, Wanda tak mau kritikannya dianggap iri lantaran tak diajak ke Paris. Politikus ini mengaku sudah pergi ke Paris sejak usianya masih muda. Serta tanpa bantuan orang lain.

“Paham ya. Saya bukannya iri, lagian sudah pergi ke Paris dari usia 17 nabung pakai uang sendiri yang saya hasilkan dari dunia modeling. Dan 2019 kemarin terakhir ke Paris sama anak-anak. Pakai uang sendiri juga hasil kerja keras, tidak perlu dibayarin. Yang saya tentang dan say lawan ini “Pembodohan Publik” nya… praktek klaim mengklaim ini bahaya, karena kenyataanya tidak seperti itu. Dan nitizen terbuai aja karena ketidaktahuan mereka,” tulisnya.

Tinggalkan Komentar