Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Buntut Endorsement, Gerindra Harap Prabowo Raup Suara di Daerah Kekuasaan Jokowi

Selasa, 15 Nov 2022 - 20:08 WIB
Img 1083 - inilah.com
Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade dalam diskusi bertajuk “Siapa Presiden dan Wapres Indonesia 2024?” yang digelar Inilah.com, di Petra Restaurant, Jakarta, Selasa (15/11/2022). (Foto: Inilah.com/ Agus Priatna)

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengharapkan endorsement atau dukungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Prabowo Subianto berdampak pada raihan suara apabila berkompetisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Raihan suara ini terutama diharapkan bisa didapat Prabowo di daerah yang selama ini kerap “dikuasai” Jokowi seperti Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).

“Pak Prabowo lemah di Jateng, harapannya dengan dukungan Jokowi tentu pemilihnya Jokowi di Jateng bisa bergeser milih Pak Prabowo. Atau di Jawa Timur maupun daerah lain yang jadi basis pendukung Jokowi,” kata Andre dalam diskusi Inilah.com di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Baca juga
Gubernur Khofifah, Pemimpin Perubahan dengan Falsafah Lillah

Andre pun tak memungkiri Gerindra menanggapi positif endorsement yang dikemukakan Jokowi terhadap Prabowo itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang. Dukungan terhadap Prabowo disuarakan Jokowi ketika menghadiri HUT Ke-8 Partai Perindo, di Jakarta, Senin (7/11/2022). Dengan nada guyon, Jokowi menyebut 2024 mendatang menjadi jatah Prabowo setelah kalah secara berturut-turut dalam dua kali pemilu terakhir.

Survei melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Survei berada di tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun, margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Baca juga
Apdesi Tegaskan Tidak Dukung Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi

Hasilnya, hanya 15,1 persen warga mengaku yakin akan memilih capres yang didukung Presiden Jokowi. Selanjutnya, 35,7 persen warga mengaku masih mempertimbangkan jawabannya. Sementara 30,1 persen merasa tak cocok dengan sosok yang disarankan Jokowi. Terdapat 19,1 persen lainnya tidak tahu.

 

Tinggalkan Komentar