Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

Buya Syafii Konsisten Kampanyekan Nilai Perdamaian

Jumat, 27 Mei 2022 - 18:55 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Img 20220527 Wa0011 1(1) - inilah.com
Pemakaman jenazah almarhum mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H. Ahmad Syafii Maarif di Taman Makam Husnul Khotimah Donomulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (27/5/2022). Foto: Antara/Sutarmi

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai almarhum cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii merupakan satu dari sedikit tokoh Muslim yang konsisten mengampanyekan nilai-nilai perdamaian. Kosistensi ini membuat Buya menjadi cendekiawan Muslim yang dihormati dan dicintai seluruh komunitas agama.

“Pak Syafii ini satu dari sangat sedikit tokoh Muslim yang konsisten dan istikamah memilih dan mendukung nilai-nilai perdamaian yang ‘genuine’ (asli),” kata Najib di sela melayat Buya Syafii di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/5/2022)..

Najib menjelaskan, Buya Syafii merupakan tokoh yang menggunakan daya intelektualnya untuk memikirkan masa depan dan peradaban bangsa. Bukan untuk kepentingan-kepentingan jangka pendek.

Buya Syafii, kata dia melanjutkan, sangat kuat memegang konsep toleransi dan perdamaian antaragama. Sehingga tidak memedulikan cibiran sejumlah pihak.

Baca juga
Muhammadiyah Sentil Dunia Barat yang Diam Soal Konflik Palestina Tapi Galak ke Rusia

“Beliau saya kira tidak peduli dengan cemooh dan kadang-kadang beliau di-bully habis-habisan oleh berbagai pihak. Hal ini terkait sikap pilihan berdasarkan prinsip kokoh yang dimiliki,” ucap Najib dikutip Antara.

Ia mengharapkan para intelektual dan generasi muda Muslim dapat merawat seluruh warisan pemikiran Syafii Maarif. Tujuannya agar tidak kehilangan spirit intelektual dan kultural almarhum.

Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat pagi pukul 10.15 WIB. Syafii mengembuskan nafas terakhir dalam usia 86 tahun.

Presiden Beri Penghormatan Terakhir

Presiden RI Joko Widodo tiba di di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat, sekitar pukul 15.00 WIB. Ia memberikan penghormatan terakhir untuk almarhum danĀ  langsung melaksanakan salat Asar berjemaah.

Baca juga
CEDIS Gelar Diskusi Bertajuk Muhammadiyah dan Perdamaian Dunia

selanjutnya, Presiden mengikuti salat jenazah yang dipimpin Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

“Beliau Buya Syafii adalah guru bangsa dan yang saya lihat beliau hidup dalam kesederhanaan,” katanya saat memberikan pidato penghormatan terakhir.

Presiden mengatakan, Buya Syafii merupakan kader terbaik Muhammadiyah. Almarhum selalu menyuarakan tentang keberagaman serta toleransi antarumat beragama.

“Beliau juga selalu menyampaikan pentingnya Pancasila sebagai perekat bangsa,” kata Presiden Jokowi.

Selepas upacara penghormatan terakhir, ribuan pelayat langsung mengiringi pemberangkatan jenazah Buya Syafii menuju Taman Makam Husnul Khotimah, Dusun Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Pemakaman Berlangsung Khidmat

Jenazah Buya Syafii tiba di Taman Makam Husnul Khotimah Muhammadiyah, Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kulon Progo, Jumat, sekitar pukul 16.15 WIB.

Baca juga
Koes Hendratmo Tutup Usia

Hadir dalam pemakaman, antara lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. serta mantan Bupati Kulon Progo Sutedjo. Selain itu, turut hadir Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini, dan Dandim 0731 Kulon Progo Letkol Inf Nurwaliyanto, dan ratusan warga memadati Taman Makam Husnul Khotimah Muhammadiyah.

Tinggalkan Komentar