Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Cacar Monyet Menyebar di Eropa

Kamis, 19 Mei 2022 - 22:35 WIB
Wabah Cacar Monyet
Wabah Cacar Monyet di Eropa

Pertama kali diidentifikasi pada monyet, cacar monyet biasanya menyebar melalui kontak dekat dan sebagian besar terjadi di Afrika barat dan tengah.

Karena cacar monyet jarang menyebar di tempat lain, serentetan kasus baru di luar benua itu telah memicu kekhawatiran, seperti halnya di beberapa negara di Eropa.

Kasus cacar monyet di Eropa pertama dikonfirmasi pada 7 Mei pada seseorang yang kembali ke Inggris dari Nigeria, di mana cacar monyet merupakan penyakit endemik.

Sejak itu, Portugal telah mencatat 14 kasus dan Spanyol telah mengonfirmasi tujuh kasus. Amerika Serikat dan Swedia juga masing-masing melaporkan satu kasus. Pihak berwenang Italia telah mengonfirmasi satu kasus, dan mencurigai dua kasus lain.

Baca juga
Roche Kembangkan Alat Deteksi Virus Cacar Monyet

Inggris pun menawarkan vaksin cacar kepada petugas kesehatan dan orang lain yang mungkin terpapar cacar monyet, ketika penyakit itu menyebar di beberapa bagian Eropa.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyebutkan tidak ada vaksin khusus untuk cacar monyet, tetapi data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa vaksin yang digunakan untuk membasmi cacar 85 persen efektif untuk melawan cacar monyet.

“Mereka yang membutuhkan vaksin telah ditawari,” kata seorang juru bicara UKHSA, tanpa memerinci berapa banyak orang yang telah divaksin sejauh ini.

Cacar monyet adalah penyakit virus yang biasanya ringan dan ditandai dengan gejala demam serta ruam bergelombang yang khas.

Baca juga
Turki Alami Kasus Pertama Cacar Monyet

Ada dua varian utama yakni varian Kongo yang lebih parah dengan tingkat kematian hingga 10 persen dan varian Afrika Barat yang memiliki tingkat kematian sekitar 1 persen.

Tinggalkan Komentar