Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Cak Imin Minta Dicapreskan, Koalisi Indonesia Bersatu: Bisa Dibicarakan

Senin, 23 Mei 2022 - 15:16 WIB
Effab218 9353 4a0e 9346 09b8c9028b82 - inilah.com
Waketum PPP Arsul Sani menyatakan KIB membuka diri atas syarat yang diajukan Cak Imin. Foto: Antara

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas Golkar, PAN, dan PPP, membuka diri bagi PKB untuk merapat. Waketum PPP, Arsul Sani mengungkapkan, KIB bisa menampung syarat yang diajukan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mau bergabung asalkan diusung sebagai capres.

Menurut Arsul, sebagai koalisi inklusif, KIB tidak alergi dengan beragam usulan dari parpol lain untuk bergabung. Bahkan Partai Golkar yang tergabung dalam KIB juga mengusulkan sang ketum, Airlangga Hartarto sebagai capres.

“Sebagai sebuah usulan tidak masalah kalau PKB mau mengajukan ketumnya ke KIB, sebagaimana Golkar juga mengajukan Pak AH,” kata Arsul, di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Baca juga
PTM Harus Tetap Jalan, Testing dan Vaksin Jadi Kunci

Sebelumnya Cak Imin mengaku siap bergabung dengan KIB asalkan dirinya diusung sebagai capres. Imin menilai dukungan terhadapnya sebagai capres kuat, khususnya dari kalangan NU.

Arsul mengatakan, KIB bukan hanya membuka diri dari usulan parpol, kalangan nonparpol juga bisa mengusulkan kandidat capresnya kepada KIB. “Semuanya nanti dimusyawarahkan sesuai dengan semangata kebersamaan yang terus dibangun,” tutur Waketum MPR.

Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, juga memberikan pernyataan senada. Namun Saleh meminta parpol yang mau bergabung dalam KIB untuk melihat terlebih dulu elektabilitas dan akseptabilitas kandidat yang hendak diusung.

“Kita tentu sangat senang jika ada pemimpin partai politik yang ingin bergabung. Itu mengisyaratkan bahwa KIB ini benar-benar diperhitungkan. Kalau Cak Imin mau gabung, ya kita tentu senang tetapi, terlalu cepat jika memberikan persyaratan khusus. Apalagi, persyaratan itu menyebutkan harus dicalonkan menjadi capres,” ucapnya.

Baca juga
Koalisi Indonesia Bersatu Tidak Ganggu Tugas Menteri

 

Tinggalkan Komentar