Kamis, 06 Oktober 2022
10 Rabi'ul Awwal 1444

Catat! Pertamina Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Pertalite

Senin, 11 Jul 2022 - 09:16 WIB
Catat! Pertamina Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Pertalite - inilah.com
Foto: Inilah.com/Agus Priatna

Di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, manajemen PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar subsidi, pertalite, solar, dan elpiji 3 kilogram. Hanya pertamax yang merupakan BBM non subsidi, harganya tetap atau tidak berubah Rp12.750 per liter.

“Walau harga Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM dan Contract Price Aramco (CPA) untuk elpiji masih tinggi, harga BBM bersubsidi tidak ikut dinaikkan,” ujar Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, di Medan, Minggu (10/7/2022).

Harga minyak ICP per Juni menyentuh angka 117,62 dolar AS per barel atau lebih tinggi sekitar 37 persen dari harga ICP pada Januari 2022.

Tren harga CPA juga masih tinggi pada Juli mencapai 725 dolar AS per metrik ton (MT) atau lebih tinggi 13 persen dari rata-rata CPA sepanjang 2021.

Baca juga
Produksi Minyak dan Gas Lampaui Target, PHM akan Eksplorasi 97 Sumur Lagi

Taufikurachman menyebutkan, mulai Minggu, 10 Juli, Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk produk bahan bakar khusus (BBK) atau BBM non subsidi.

Untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), harga Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp16.550 dari sebelumnya Rp14.800 per liter.

Kemudian Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp16.850 dari Rp14.000 per liter dan Dexlite (CN 51) Rp15.350 dari Rp13.250 per liter.

Untuk elpiji non subsidi (bright gas) akan disesuaikan dari sebelumnya Rp91.000, sekarang jadi Rp104.000.

Untuk bright gas 12 kg sebelumnya Rp189.000, sekarang jadi Rp215.000.

Menurut dia, penyesuaian BBM terus diberlakukan secara berkala sesuai dengan Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang Formulasi Harga Jenis Bahan Bakar Umum (JBU).

Baca juga
Presiden Jokowi Klaim Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen

Penyesuaian harga dilakukan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia.

“Saat ini penyesuaian harga dilakukan kembali untuk produk pertamax turbo dan dex series,” katanya.

Tinggalkan Komentar