Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Cegah Keramaian, Tempat Wisata Akan Diberlakukan Ganjil Genap

Selasa, 14 Sep 2021 - 14:11 WIB
Penulis : Anton Hartono
Cegah Keramaian, Tempat Wisata Akan Diberlakukan Ganjil Genap - inilah.com

Pemerintah akan memberlakukan aturan ganjil genap di setiap kendaraan yang datang ke tempat wisata. Kebijakan ini menyusul diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 September 2021 mendatang.

Namun penerapan ganjil genap di tempat wisata hanya berlaku saat akhir pekan mulai Jumat pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 18.00 WIB. “Tujuannya untuk mengurangi kendaraan yang datang ke sana,” kata Luhut Binsar Panjaitan, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Aturan ganjil genap ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali. Setiap pengunjung wisata juga diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Baca juga
Perkembangan COVID-19, Luhut: Angka Kematian Sudah Turun

Penerapan ganjil genap di tempat wisata juga bertujuan untuk mencegah keramaian yang sempat terjadi di Pangandaran pekan lalu. Karena setelah dibukanya tempat wisata setelah PPKM dilonggarkan membuat masyarakat berduyun-duyun ingin berekreasi.

Setiap tempat wisata juga membatasi pengunjung dengan kapasitas maksimal 25 persen dan melarang anak-anak yang masih berusia di bawah 12 tahun  untuk masuk.

Luhut juga terus mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta melaksanakan vaksinasi Covid-19. Karena setiap tempat wisata atau pusat belanja mewajibkan masyarakat untuk taat aturan salah satunya adalah vaksinasi.

“Jika capaian vaksinasi masih rendah, maka 3 strategi utama akan ditambahkan dengan pembatasan kegiatan masyarakat seperti implementasi PPKM yang ada saat ini,” ujarnya.

Baca juga
Polda Bali Pelototi Tempat Wisata Pascaberlakukan PPLN Tanpa Karantina

Menurutnya tiga strategi utama yang dimaksud adalah pelaksanaan pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

Tinggalkan Komentar