Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Cegah Komplikasi, Pasien Diabetes Harus Periksa Urin

Kamis, 18 Nov 2021 - 11:50 WIB
pasien diabetes
istimewa

Pasien yang menderita diabetes disarankan untuk cek urin untuk mengetahui adanya penyakit lain atau tidak. Mengapa pasien diabetes butuh cepat cek urin?

Hal ini adalah salah satu cara mencegah terjadinya komplikasi penyakit dari diabetes.

“Pemeriksaan urin untuk mengetahui mikroalbuminuria (kandungan albumin dalam urin) sejak dini dimaksudkan untuk mencegah dan memperlambat progresivitas komplikasi penyakit, kata dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi dari Universitas Indonesia,” kata dr. Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH, FINASIM, Jakarta, ditulis Kamis, (18/11/2021).

Pada tahap awal dengan memeriksa urin pasien pada dasarnya sudah bisa melihat apakah ginjal sudah terkena atau terpengaruh diabetes.

Baca juga
3 Cara Mudah Penuhi Sarapan dengan Gizi Seimbang

“Kini sudah ada pemeriksaan yang sangat dini atau fase belum ada gejala. Apakah urin berbusa dan sebagainya,” katanya.

Masih menurutnya, untuk fase awal atau protein dalam urin di bawah 300 mg, maka dengan pengobatan yang baik termasuk pengendalian gula darah, tekanan darah, maka bisa mencegah komplikasi terhadap ginjal misalnya gagal ginjal. Pemeriksaan serupa dianjurkan kembali dilakukan setiap 6 bulan.

Sementara bila protein yang ditemukan lebih tinggi dari angka tersebut dan urin berbusa maka artinya sudah progresif. Menurut Tunggul, tindakan medis yang bisa dilakukan hanya memperlambat progresivitas pada ginjal.

Pemeriksaan fungsi ginjal dimungkinkan di sini. Sebelum itu, ada pemeriksaan yang bisa dilakukan yakni Cystatin C.

Baca juga
Kata IDAI jika Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Usai Tatap Muka

“Kalau sudah terganggu fungsi ginjal, perjalanan progresivitas penyakit ginjal kronik akibat diabetes lebih progresif dibanding penyebab lainnya. Walau gula darah dikendalikan, pada penyakit ginjal yang sudah lanjut, penyakit berjalan terus. Yang bisa dilakukan memperlambat progresivitas,” paparnya.

Tinggalkan Komentar