Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Cegah Penularan Hepatitis B dengan Vaksin

Rabu, 06 Okt 2021 - 13:15 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Cegah Penularan Hepatitis B dengan Vaksin - inilah.com
Promkes.kemkes.go.id

Penyakit Hepatitis B disebabkan oleh virus HBV (Hepatitis B Virus) yang menginfeksi organ hati atau liver. Secara umum gejala terinfeksinya organ hati akibat virus HBV ini menyebabkan mata dan kulit menguning, sakit perut, air urine keruh bahkan gatal, hingga membengkak atau mengecilnya organ hati.

Penyakit Hepatitis B dapat disembuhkan melalui perawatan medis khusus dan dapat dicegah dengan mendapatkan vaksin Hepatitis B.

“Vaksin Hepatitis B diberikan 3 kali dosis selama perawatan berlangsung. Pemberian vaksin merupakan cara yang terbaik untuk mencegah pemaparan virus ke organ lainnya,” kata dokter Krisma Kurnia yang sehari-hari bertugas di Siloam Hospitals Yogyakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, pemberian vaksin Hepatitis B memiliki efektitas 98-100 persen mencegah dan membantu imun tubuh terhadap virus HBV.

Baca juga
Menkes Tegaskan Daerah Tidak Perlu Simpan Stok Vaksin

“Adapun di masa pandemi corona ini, hendaknya bagi yang ingin divaksin lengkap Hepatitis B, dapat mendapatkannya setelah jangka waktu sebulan setelah menerima vaksin lengkap COVID-19 dan mungkin dapat dibalik dengan memperhatikan skala prioritas dan hal hal tentang cara penyebaran HBV ini,” tutur Krisma.

Hepatitis B menyebabkan Infeksi yang dapat dibagi menjadi infeksi akut dan infeksi kronis.

Dikatakan Krisma, Infeksi HBV pada kondisi akut dapat diartikan terjadi dalam kurun waktu selama enam bulan.

Penanganan pada kondisi akut ini dapat dilakukan dengan segera mendatangi layanan kesehatan guna mendapatkan pengobatan secara tepat. Sistem kekebalan tubuh dapat dibantu dengan vaksin Hepatitis yang memberikan antibodi atau kekebalan tubuh terhadap virus Hepatitis B.

Baca juga
Peran Orang Tua Sangat Penting dalam Vaksinasi Anak

“Hanya saja jika pasien masih merasakan keluhan akibat infeksi ini bahkan secara kontinyu, itu artinya infeksi HBV telah mencapai tahap kronis, yang dapat diartikan karena sistem imun tubuh tidak dapat melawan infeksi,” ungkap Krisma

Dia menjelaskan, infeksi pada tahap kronis dapat menyebabkan komplikasi penyakit, yaitu kanker hati dan sirosis atau rusaknya organ hati akibat penyakit liver. Hal ini terjadi pada rentang waktu yang cukup lama, yaitu antara 10 hingga 15 tahun.

Penyakit Hepatitis B dapat menyerang segala umur dari anak hingga dewasa. “Pada dasarnya virus menyebar melalui cairan tubuh penderita atau yang terinfeksi. Antara lain melalui jarum suntik yang tidak steril, darah yang tidak disaring, hubungan seksual tanpa alat pengaman, dan sering dari ibu penderita ke bayi dalam kehamilan, persalinan dan atau menyusui,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar