Cerita Eks Pegawai KPK Sehari-hari Hidup Ditemani Teror

Cerita Eks Pegawai KPK Sehari-hari Hidup Ditemani Teror - inilah.com
Eks Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap (foto Inilah.com)

Teror menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan para mantan pegawai KPK baik tatkala masih aktif, maupun setelah di singkirkan dari lembaga antikorupsi karena tak lolos dari tes wawasan kebangsaan. 

Terkini whatsapp dan telegram dibajak. Jauh sebelumnya teror fisik seperti apa yang dialami oleh mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan, disiram air keras sehingga mengakibatkan salah satu matanya buta seumur hidup.

“Teror sudah jadi makan hidup sehari-hari. Seperti bang Novel sampai harus kehilangan matanya, korbankan mata untuk pemberantasan korupsi,” kata mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap saat menjadi narasumber podcast Inilah.com, Kamis (15/10/2021). 

Baca juga  Dipecat Firli Cs Eks Pegawai KPK Jualan Nasgor, Empal Gentong hingga Camilan

Yudi menekankan mustahil bila sebagai seorang penyidik KPK bekerja benar lolos dari teror. Sebab hari-harinya selalu bertarung melawan koruptor yang memiliki banyak uang dan jaringan kuat. Mereka melakukan berbagai upaya agar lolos dari perbuatan rasuah, salahsatunya menjalankan aksi teror.  

“Kenapa kami berani, karena kami berpegang teguh pada kebenaran dan keadilan makanya kami terus berani melawan koruptor,” ucap Yudi. 

Sebanyak 57 pegawai KPK, resmi dipecat pada Kamis (30/9/2021). Mereka tak lagi bekerja di lembaga antikorupsi, karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sehingga tidak dapat diangkat menjadi ASN lembaga antirasuah itu. 

Baca juga  Politikus Senior Sabam Sirait Tutup Usia

Yudi Purnomo Harahap, merupakan salah satu di antara 57 pegawai yang dipecat lembaga pimpinan Komjen Polisi Firli Bahuri tersebut. 

Tinggalkan Komentar