Senin, 26 September 2022
30 Safar 1444

Cerita Istri Azyumardi Azra tentang Sarapan Terakhir untuk Sang Suami

Minggu, 18 Sep 2022 - 19:23 WIB
Istri Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, Ipah Farihah (tengah), bersama putra keduanya Firman El Amny Azra (kiri) dan Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia, Minggu (18/9/2022). (Foto: Antara)
Istri Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, Ipah Farihah (tengah), bersama putra keduanya Firman El Amny Azra (kiri) dan Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia, Minggu (18/9/2022). (Foto: Antara)

Wafatnya Profesor Azyumardi Azra meninggalkan duka yang begitu mendalam, khususnya bagi pihak keluarga. Ipah Farihah, istri Azyumardi, menceritakan momen keberangkatan sang suami ke Malaysia sebelum meninggal.

Ipah mengungkapkan bahwa telur rebus menjadi sajian sarapan terakhir untuk Azyumardi sebelum berangkat ke Kuala Lumpur pada Jumat (16/9/2022) pagi.

Saat ditemui di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia, istri dari Ketua Dewan Pers tersebut menceritakan kembali sarapan yang disiapkan untuk Azyumardi sebelum meninggalkan rumah untuk berangkat ke Kuala Lumpur.

Menurut Ipah, telur rebus menjadi salah satu sarapan kesukaan Rekor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada periode 1998—2006 tersebut.

Baca juga
Liz Truss Terpilih Jadi PM Inggris Gantikan Boris Johnson

“Bapak sehat saat meninggalkan rumah. Tidak ada keluhan apa-apa, tidak merasakan apa-apa,” tuturnya.

Beliau, menurut Ipah, memang baru saja melakukan perjalanan keluar kota sebelum pada hari Jumat (16/9/2022) bertolak ke Kuala Lumpur.

Ia mengenang suami sebagai sosok yang memang senang melakukan perjalanan-perjalanan, terlebih lagi untuk berdakwah.

Prof. Azyumardi Azra hendak menghadiri undangan dari Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) dalam Konferensi Internasional Kosmopolitan Islam di Selangor, Malaysia, Sabtu (17/9/2022).

Presiden ABIM Muhammad Faisal Abd Aziz mengatakan bahwa Prof. Azyumardi Azra akan menjadi salah satu pembicara dalam konferensi tersebut.

Beberapa pembicara lainnya berasal dari Malaysia, Indonesia, dan Brunei Darussalam. Konferensi itu akan dibuka oleh Ketua Emeritus Institut Internasional Pemikiran Islam (IIIT) Anwar Ibrahim.

Tinggalkan Komentar