China dan India Ramaikan FIFA Asean Cup, Timnas Indonesia di Divisi Satu
Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On, Kevin Diks, dan Jay Idzes bersiap mengeksekusi bola mati pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria.(Foto: inilah.com/Rizky)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
FIFA segera menggulirkan turnamen baru bertajuk FIFA Asean Cup pada September 2026. Kompetisi perdana ini bakal diramaikan tim-tim dari luar Asia Tenggara, yakni China, India, dan Hong Kong.
Hal tersebut diberitakan The Straits Times, Selasa (5/5/2026), berdasarkan dokumen presentasi FIFA pada Kongres di Vancouver, Kanada, 30 April lalu. Total hadiah turnamen ini diperkirakan melebihi 4 juta dolar AS atau setara Rp 65 miliar.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya mengumumkan peluncuran turnamen ini pada 26 Oktober 2025 di sela KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur. Pertandingan akan bergulir dalam jendela internasional FIFA, yakni 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Format Dua Divisi
FIFA Asean Cup akan diikuti 14 tim yang terbagi dalam dua divisi. Selain 11 negara Asia Tenggara, China, India, dan Hong Kong masuk sebagai negara undangan.
Divisi Satu akan mempertemukan delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup. Sementara itu, enam tim lainnya akan bertarung di Divisi Dua dengan format serupa.
Pertandingan satu grup Divisi Satu akan dihelat di Indonesia. Adapun venue grup lainnya belum diumumkan secara resmi. Seluruh laga Divisi Dua akan berlangsung di Hong Kong.
Komposisi divisi ditentukan berdasarkan peringkat FIFA. Format kompetisi ini tidak mengenal sistem promosi-degradasi.
Indonesia Tergabung di Divisi Satu
Berdasarkan ranking FIFA terkini, Indonesia di peringkat 122 berhak masuk Divisi Satu. Garuda akan bergabung bersama Thailand (93), China (94), Vietnam (99), Filipina (135), India (136), Malaysia (138), dan Singapura (147).
Sementara itu, Divisi Dua akan dihuni Hong Kong (155), Myanmar (158), Kamboja (177), Laos (185), Brunei (193), dan Timor Leste (200).
Keberadaan China dan India di Divisi Satu menambah daya tarik turnamen. Indonesia berpeluang menjajal kekuatan dua raksasa Asia tersebut, sekaligus menguji posisi Garuda di peta sepak bola benua.
Tanpa Babak Semifinal
FIFA Asean Cup tidak menggelar babak semifinal usai fase grup. Juara grup akan langsung berhadapan untuk memperebutkan gelar juara divisi.
Sementara itu, runner-up grup akan bertarung memperebutkan peringkat ketiga dan keempat. Format ini membuat setiap tim hanya tampil dalam dua hingga empat pertandingan.
Hadiah Jumbo Menanti
Setiap peserta dipastikan menerima biaya partisipasi sebesar 125 ribu dolar AS. Tim juga berhak memperoleh bonus tambahan dari setiap kemenangan atau hasil imbang.
Juara Divisi Satu akan membawa pulang hadiah utama 1 juta dolar AS atau setara Rp17,3 miliar. Nilai tersebut tiga kali lipat lebih besar dari hadiah yang diterima Vietnam saat menjuarai Piala AFF 2024 sebesar 300 ribu dolar AS.
Juara Divisi Dua mengantongi 300 ribu dolar AS. Dengan tambahan hadiah untuk runner-up dan peringkat ketiga, total purse turnamen menembus 4 juta dolar AS.
FIFA dijadwalkan merilis detail resmi FIFA Asean Cup paling lambat 1 Juni 2026.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.