Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

China Minta Israel Berhenti Bikin Gaduh di Al-Aqsa

Israel Al Aqsa Palestina - inilah.com
Serangan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerussalem, Palestina

China meminta Israel mengentikan aksi-aksi kekerasan di kompeks Masjid Al-Aqsa, Yerussalem. China mendesak Israel menahan diri dan menyelesaikan perselisihan dengan kepala dingin melalui dialog dan negosiasi demi terpeliharanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.

“Kami juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait, terutama Israel, agar bisa menahan diri guna menghindari situasi tak terkendali,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian dalam pengarahan pers rutin di Beijing, Jumat (22/4/2022) waktu setempat.

Melansir Antara, Sabtu (23/4/2022), China juga meminta komunitas internasional agar satu suara dalam menyikapi serangkaian serangan polisi Israel kepada warga Palestina di Masjid Al Aqsa.

Baca juga
Punya Gap di 6.731, IHSG Potensial Variatif-Melemah

“China sangat prihatin dengan ketegangan yang terjadi secara terus menerus di Yerusalem, khususnya di Masjid Al Aqsa,” ujar Zhao.

“Sekali lagi kami menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara besar, agar satu suara dalam menghadapi persoalan utama Palestina dan mendorong Palestina dan Israel melakukan pembicaraan damai sesegera mungkin,” tambahnya.

Serangan terkini yang terjadi pada Jumat pagi kemarin dibalas oleh warga Palestina dengan lemparan batu ke arah polisi Israel yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara lengkap. Bahkan polisi Israel memasuki kompleks tempat suci umat Islam dengan menembakkan peluru karet dan granat kejut.

Beberapa hari sebelumnya, Zhao juga mengecam tindakan pasukan militer Israel di Tepi Barat yang menewaskan lima warga sipil Palestina.

Baca juga
Ditahan Bareskrim, Pacar dan Calon Mertua Indra Kenz Terancam 5 Tahun Bui Terkait Kasus Binomo

“China mengikuti perkembangan peristiwa tersebut dan sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan antara Palestina dan Israel yang telah menyebabkan tewasnya korban sipil,” kata Zhao.

Tinggalkan Komentar