Clubhouse Luncurkan Pengaturan Bahasa Indonesia

Clubhouse meluncurkan pengaturan bahasa Indonesia. Jejaring media sosial berbasis audio ini juga menyampaikan komitmen mereka setelah satu tahun perjalanan sejak Maret 2020.

Tak hanya itu, Clubhouse juga akan secepatnya menghadirkan pengaturan Bahasa Jawa untuk komunitas Indonesia.

Co-founder & CEO Clubhouse Paul Davison mengatakan Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Clubhouse. Antusias pengguna Clubhouse di Indonesia pun tinggi, oleh karenanya kehadiran pengaturan Bahasa Indonesia diharapkan dapat semakin memudahkan penggunaan.

“Kami sangat senang melihat antusiasme Clubhousers di Indonesia untuk berkumpul bersama, berbicara, mendengarkan, dan belajar satu sama lain secara real-time tentang berbagai topik,” ujar Davison dalam jumpa pers ‘Satu Tahun Clubhouse di Indonesia’ pada Selasa (16/11/2021).

Baca juga  Xenia Terbaru Hadir dengan Penggerak Roda Depan, Tetap Tangguh di Tanjakan

“Dengan menyediakan pengaturan Bahasa Indonesia di aplikasi Clubhouse, kami berharap komunitas di Indonesia dapat menikmati Clubhouse dengan lebih mudah,” lanjutnya.

Tahun ini, Clubhouse meluncurkan beberapa pembaruan, termasuk menghadirkan fitur Backchannel. Pada September 2021, lebih dari 1 miliar pesan sudah terkirim melalui Backchannel.

Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur-fitur terbaru seperti Wave, Clubhouse Links, Clips, Pinned Links, dan Replays. Untuk pembaruan produk, Clubhouse juga menyediakan Pencarian Universal, Audio Spasial, Mode Musik, dan fitur Pembayaran.

Clubhouse pun meluncurkan Creator Commons. Ini adalah sebuah platform di mana para kreator dapat menemukan panduan yang mereka butuhkan untuk mendukung kesuksesan di Clubhouse. Dalam Creator Commons terdapat tips-tips yang  Tim Clubhouse dan para kreator lainnya berikan.

Baca juga  Toyota Mulai Serah Terima GR Yaris kepada Pelanggan di Indonesia

“Setelah kami meluncurkan pengaturan berbagai bahasa lokal di Clubhouse, kami bersemangat untuk terus meluncurkan lebih banyak fitur yang oleh komunitas internasional kami yang sedang berkembang bisa menggunakannya,” kata Rohan Seth, Co-founder dan CTO Clubhouse.

Secara Global, Clubhouse terus berkembang dengan lebih dari 700.000 ruang diskusi (room) berlangsung setiap hari dan orang menggunakan waktunya di Clubhouse selama rata-rata 70 menit setiap harinya.

Saat ini, para pengguna perangkat Android dan iOS damapt mengunduh dan menggunakan Clubhouse.

Pada Juli 2021, aplikasi ini memutuskan untuk menghapus sistem ‘daftar tunggu’ dan telah membuka pintunya lebih lebar sehingga semua orang sekarang dapat bergabung dengan Clubhouse.

Baca juga  WhatsApp Berikan Enkripsi End-to-End untuk Backup Data Percakapan

Tinggalkan Komentar