CT Value Rendah Tidak Bisa Gambarkan Varian Baru Mu?

CT Value Rendah Tidak Bisa Gambarkan Varian Baru Mu? - inilah.com
istimewa

Sebuah fenomena aneh yang terjadi pada sejumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), Surabaya.

Salah seorang pasien tersebut menunjukkan hasil CT Value yang sangat rendah karena berada di angka 1,8.

Menurut dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid selaku Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, nilai CT Value tidak bisa menggambarkan bahwa ini varian baru atau tidak.

“Yang bisa memastikan ini adalah dengan pemeriksaan Whole Genome Sequencing, karena dari situ kita bisa memetakan mutasi-mutasi yang terjadi dan mencocokan dengan primer yang terkait,” kata Siti Nadia Tarmidzi, saat temu media virtual yang digelai Kemenkes RI, Jakarta, Jumat, (10/09/2021).

Baca juga  Begini Teknis Prosedur Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Masih menurutnya, perlu kajian lebih lanjut untuk mendeteksi adanya varian-varian baru atau Mu yang kini sedang ramai dibicarakan.

“Jadi kalau varian Mu akan cocok dengan primer Mu, tetapi kita bisa melakukan tentunya seperti yang disampaikan WHO perlu dilakukan kajian lebih lanjut apakah kemudian akan ada kecenderungan varian-varian Mu ini bisa kita deteksi melalui perubahan pada pemeriksaan laboratorium. Salah satunya mungkin pada perubahan CT Value. Tentunya ini perlu masih harus dikaji lebih lanjut,” paparnya.

Nadia juga tidak bosan mengingatkan, sebuah varian akan terlihat jenisnya ketika dilakukan dengan pemeriksaan Genome Sequencing.

“Memastikan sebuah varian itu adalah sebuah varian baru atau varian Mu itu adalah dengan pemeriksaan Genome Sequencing,” ujarnya.

Baca juga  Terima Vaksin Pertama, Pekerja Tangsel Lebih Pede Saat Kerja

Tinggalkan Komentar