Kamis, 01 Desember 2022
07 Jumadil Awwal 1444

Cuaca Ekstrem Mulai Terasa di Sejumlah Daerah, Warga Diminta Waspada!

Selasa, 13 Sep 2022 - 08:03 WIB
Cuaca Ekstrem Mulai Terasa di Sejumlah Daerah, Warga Diminta Waspada!
Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia

Sejumlah provinsi di Indonesia diminta mewaspadai dampak cuaca ekstrem selama seminggu ke depan.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan peningkatan curah hujan, fenomena hujan sedang hingga lebat dan dapat disertai petir serta angin kencang diprakirakan masih akan melanda 24 provinsi di Indonesia, terhitung sejak Sabtu (10/9/2022) hingga sepekan ke depan atau Jumat (16/9/2022).

“Menyikapi hal itu, BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan,” ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis 24 provinis yang diprediksi terdampak langsung cuaca ekstrem. Ke-24 wilayah provinsi itu meliputi Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Baca juga
107 dari 272 Korban Tewas Gempa Cianjur Belum Teridentifikasi

Selain itu, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Sebagai antisipasi bencana angin kencang, upaya seperti monitoring kekuatan struktur baliho dan pemangkasan cabang dan ranting pohon-pohon besar di wilayah perkotaan hingga desa, pemantauan lereng perbukitan, pembersihan saluran drainase perkotaan agar dilakukan secara berkala.

Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (11/9/2022). Dua warga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor. Hujan dengan intensitas tinggi pada pukul 20.00 WIB ditambah kondisi tanah yang labil di lokasi kejadian.

Baca juga
BMKG: Potensi Hujan Lebat di Indonesia pada 9-15 Oktober 2022

Sebanyak 28 KK/88 jiwa di Desa Sukahurip dan Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti terdampak bencana itu. Beberapa warga Desa Sukamaju terpaksa mengungsi di masjid tak jauh dari permukiman dan korban meninggal dunia dimakamkan Senin (12/9/2022).

Selain itu, kejadian tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu (11/9/2022) pukul 15.30 WIB. BPBD Kabupaten Cilacap mencatat wilayah yang terdampak adalah Desa Tambaksari yang berbatasan dengan Desa Palugon, Kecamatan Wanareja.

BPBD Kabupaten Cilacap juga melaporkan tebing yang menjadi lahan milik Perhutani longsor dengan ketinggian 8-15 meter menutup jalan lintas kabupaten pada 4 titik dengan panjang antara 10-20 meter. Dengan adanya longsoran material tersebut, jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Selain terdiri atas tanah dan lumpur, material longsoran juga berupa batang pohon pinus yang telah ditebang.

Tinggalkan Komentar