Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Curhat ke Dubes Lu Kang, Menko Luhut Was-was Proyek Kereta China Molor

Curhat ke Dubes Lu Kang, Luhut Was-was Kereta Cepat China Molor
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan bersama Duta Besar China Lu Kang

Harap-harap cemas proyeknya molor, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan curhat ke Duta Besar China Lu Kang saat meninjau proyek Kereta Cepat China, Rabu (30/3/2022).

Dalam kunjungan untuk mengecek perkembangan pembangunan tepatnya di Subgrade #33 dan Tunnel #6, Luhut didampingi Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, dan Direktur Operasi WIKA Hananto Aji.

“Saya minta kepada Dubes Lu Kang untuk membantu komunikasikan kepada kontraktor dari China bahwa diperlukan adanya percepatan untuk mengejar penyelesaian pembangunan. Percepatan perlu segera dilakukan mengingat commercial operation date rencananya akan dilakukan pada Juni 2023,” kata Menko Luhut.

Baca juga
Ada Jejak Bisnis Sawit LBP dengan Salah Satu Tersangka Mafia Migor

Progres pekerjaan diharapkan dapat digenjot dari awalnya 1,6 persen, dapat menjadi 2,0 persen per bulan. Menanggapi permintaan Luhut, Dubes Lu Kang mengaku akan berkomunikasi dengan kontraktor dari China, mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta akan segera mencarikan solusinya.

Menko Luhut dan Dubes Lu Kang bersama rombongan, menuju pembangunan KCIC menggunakan kereta inspeksi dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Plered, Purwakarta, Jawa Barat. Sesampainya di Stasiun Plered, mereka melakukan peninjauan ke Subgrade dan Tunnel. “Sebelumnya memang ada longsor yang membuat pengerjaan menjadi tertunda beberapa bulan, tetapi setelah peninjauan ini kita sudah bisa bergerak lagi untuk menyelesaikan pembangunan utamanya di Tunnel #6,” jelas Menko Luhut.

Baca juga
Empat Stasiun di Daop 2 Bandung Tetap Layani Tes Antigen untuk Penumpang

Menko Luhut menyebutkan, pengerjaan pembangunan kereta cepat saat ini masih terjadwal dengan baik dan akan segera dikejar untuk dapat melakukan uji coba. Rencana uji coba akan dilakukan pada bulan Februari 2023 dari Stasiun Padalarang sampai Stasiun Tegalluar.

“Sejauh ini semua perkembangan dari pekerjaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dapat berjalan dengan baik dan memuaskan, kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok juga terjalin dengan baik. Semoga pembangunan cepat selesai dan dapat kita nikmati bersama manfaatnya,” imbuhnya.

Menko Luhut juga meminta PT WIKA selaku kontraktor dari pihak Indonesia untuk dapat memberikan kualitas terbaiknya demi menunjang keamanan dan keselamatan proyek kereta cepat ini.

Baca juga
Fokus Penjualan Online, PEHA Optimis Kuasai Pasar Obat

“Saya minta juga seluruh isu yang masih tertahan dapat kita bahas pada pertemuan yang akan diagendakan dalam dua minggu ke depan agar semua masalah dapat terselesaikan dengan baik,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar