Daerah-Pusat Beda Data, Pengaruhi Kebijakan

Daerah-Pusat Beda Data, Pengaruhi Kebijakan - inilah.com

Indikator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis level daerah tak hanya dilihat dari tingkat penularan atau laju kasus aktif dan kematian.

Mengingat perubahan pada salah satu aspek tak bisa dijadikan indikator memberikan perubahan yang signifikan, khususnya pada hasil tingkatan PPKM daerah.

Kualitas pencatatan dan pelaporan kasus Covid-19 tetap menjadi objek pengamatan dan perbaikan berkelanjutan, mengingat data adalah aspek penting dalam mengambil keputusan termasuk upaya akumulasi data sekitar 21 hari ke belakang.

Kementerian Kesehatan maupun pemerintah daerah mesti berkoordinasi aktif untuk menyinkronkan datanya segera dengan harapan data bisa semakin dapat diimplementasikan/dioperasikan.

Baca juga  Gantikan Republik Dominika, Bawaslu Jadi Presiden GNEJ

“Selama masa migrasi data ini ditemukan perubahan kondisi yang perlu ditindaklanjuti, misalnya angka kasus aktif yang berkurang akibat kasus tersebut sudah sembuh atau meninggal,” kata

Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang dipantau via daring.

Diharapkan kedepan tak ada lagi laporan yang terlambat dan ada perbedaan data 

dari daerah ke pusat. Hal penting untuk pengambilan kebijakan cepat dan tepat.

Tinggalkan Komentar