Kamis, 06 Oktober 2022
10 Rabi'ul Awwal 1444

Dampak COVID-19, McLaren Pecat 1.200 Pekerja

Rabu, 27 Mei 2020 - 16:45 WIB
Penulis : Nur Ikhsan Suryakusumah

INILAHCOM, Surrey - Dampak pandemi virus corona (COVID-19) turut menghantam industri otomotif dunia, tidak terkecuali McLaren yang terpaksa harus memecat 1.200 pekerjanya, yang sebagian besar di Inggris.

Balapan Formula 1 ditangguhkan, sementara pesanan untuk supercar McLaren telah jatuh karena pandemi.

McLaren mengatakan 'sangat terpengaruh' oleh krisis dan mengaku telah bekerja keras untuk memotong biaya dan menghindari pemecatan.

"Akan tetapi kini kami tidak punya pilihan lain selain mengurangi ukuran tenaga kerja kami," kata Paul Walsh, Executive Chairman McLaren, dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh sejumlah media Inggris.

Menanggapi pandemi COVID-19, McLaren telah menangguhkan produksi di fasilitas manufaktur Inggris dengan sejak Maret lalu.

Tindakan itu diambil untuk memastikan keselamatan tenaga kerja McLaren sesuai dengan saran pemerintah setempat dan agar perusahaan berada pada posisi yang tepat untuk melanjutkan operasi semulus mungkin di masa depan.

Pemangkasan pekerja 1.200 orang itu terbilang masif bagi McLaren yang sekarang total mempekerjakan 1.400 orang.