Dana Desa Diminta Dapat Ditingkatkan Kembali

Dana Desa Diminta Dapat Ditingkatkan Kembali - inilah.com

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) mendorong pemanfaatan anggaran pendidikan dialokasikan untuk pelatihan vokasi dan meminta penambahan anggaran dana desa agar dapat dimanfaatkan untuk program padat karya mengatasi angka pengangguran yang meningkat di masa pandemi.

Demikian disampaikan Anggota FPKB DPR RI, Siti Mukaromah, dalam Pandangan Umum FPKB atas Rancangan Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 beserta Nota Keuangannya, yang disampaikan kepada Pimpinan DPR, Menteri Keuangan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), di Gedung DPR, Kamis (19/8).

“Secara khusus terkait belanja bidang pendidikan yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 541,7 triliun atau 20 persen dari belanja, FPKB mendorong pemanfaatan anggaran pendidikan untuk peningkatan kompetensi dan daya saing angkatan kerja melalui pelatihan vokasi,” papar Erma dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga  Buntut Pengrusakan Masjid Ahmadiyah, 16 Orang Jadi Tersangka

Hal tersebut, menurutnya, didasarkan pada data bahwa mayoritas tenaga kerja Indonesia, sebanyak 56% dari jumlah tenaga kerja masih berpendidikan SMP kebawah dan 24 persen pengangguran terbuka adalah lulusan SMK.

“Untuk dapat meningkatkan kualitas angkatan kerja dan tenaga kerja serta memperluas penyebaran angkatan kerja yang berkualitas, maka dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan daya saing angkatan kerja dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi di seluruh Indonesia yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” tambah dia.

Mengenai anggaran Dana Desa ditargetkan sebesar Rp68,0 triliun dalam RAPBN 2022, mengalami penurunan sebesar Rp3,8 Triliun atau 5,4 persen dibandingkan dengan outlook tahun 2021.

Baca juga  Terbang Pakai Tes PCR, Pakar Sebut Harganya Wajib Turun

“Sebagaimana kita ketahui, di masa pandemi dana desa dipergunakan untuk BLT Dana Desa dan untuk program Padat Karya Tunai Desa yang mampu menjadi penyangga peningkatan angka pengangguran di masa pandemi. Oleh karena itu, FPKB meminta agar Dana Desa dapat ditingkatkan kembali untuk menggerakkan perekonomian di desa,” tambah Erma yang juga Anggota Banggar DPR RI.

Selain itu, FPKB juga mendorong agar prioritas dana desa digunakan untuk memperbaiki kelembagaan dan manajemen BUMDes agar dapat menjadi buffer perekonomian desa.

Tinggalkan Komentar